RADAR JOGJA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto resmi menjadi tersangka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Penetapan ini diketahui melalui Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) bernomor Dik/153/DIK.00/01/12/2024 yang dikeluarkan pada 23 Desember 2024.
Informasi tersebut juga dikonfirmasi oleh sejumlah sumber di internal KPK.
Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait kasus ini.
Ia meminta masyarakat untuk bersabar karena pengumuman resmi akan disampaikan pada waktunya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Hasto diduga terlibat dalam pemberian suap kepada Wahyu Setiawan, mantan Komisioner KPU RI periode 2017-2022.
Suap tersebut diduga terkait pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR RI dan melibatkan Harun Masiku, eks caleg PDIP yang hingga kini masih buron.
Nama Hasto Kristiyanto sudah tidak asing di dunia politik Tanah Air.
Lahir di Yogyakarta pada 7 Juli 1966, Hasto memulai karier politiknya sebagai anggota DPR RI dari fraksi PDIP periode 2004-2009.
Ia bertugas di Komisi VI yang menangani bidang perdagangan, perindustrian, investasi, dan koperasi. Sebelum itu, Hasto aktif sebagai pengajar dan motivator internal PDIP.
Kariernya terus menanjak hingga ia dipercaya menjadi Wakil Sekjen PDIP.
Setelah Tjahjo Kumolo menjabat Menteri Dalam Negeri, Hasto diangkat menjadi Sekjen PDI Perjuangan.
Di luar politik, ia memiliki latar belakang pendidikan yang kuat.
Hasto menamatkan pendidikan teknik di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta pada 1991, lalu melanjutkan program magister manajemen di Prasetya Mulya Business School Jakarta.
Ia juga menyelesaikan pendidikan profesi insinyur di UGM dan meraih gelar doktor Ilmu Pertahanan dari Universitas Pertahanan pada 2022.
Sebelum terjun ke politik, Hasto pernah menjabat sebagai Project Manager di PT Rekayasa Industri selama satu dekade dan menjadi Project Director di PT Prada Nusa Perkasa pada 2003.
Pengalaman profesionalnya yang panjang menjadi salah satu modalnya dalam perjalanan karier.
Kasus ini menambah daftar panjang skandal yang melibatkan elite politik Indonesia.
Penetapan Hasto sebagai tersangka oleh KPK menjadi sorotan publik, terutama karena kasus ini juga menyeret Harun Masiku, yang telah buron sejak lima tahun lalu.
Kini, masyarakat menantikan langkah hukum selanjutnya dari KPK untuk mengungkap fakta di balik kasus yang melibatkan suap demi melancarkan pergantian antar waktu anggota DPR RI.
Editor : Winda Atika Ira Puspita