MUNGKID - Sejumlah kementerian maupun lembaga telah membatalkan perjalanan ke Magelang imbas efisiensi belanja tahun 2025. Kebijakan yang bertujuan menghemat anggaran itu bakal memukul industri jasa, seperti pariwisata, perhotelan, maupun meetings, incentives, conventions and exhibitions (MICE).
Ketua Forum Daya Tarik (DTW) Magelang Edwar Alfian mengatakan, sektor pariwisata yang sempat terpuruk akibat Pandemi, baru mulai pulih pada 2024. Namun, keputusan pemerintah untuk memutuskan efisiensi belanja kementerian dan lembaga, praktis akan membuat sektor pariwisata kembali lesu.
"Kami akan kehilangan pangsa pasar dari perjalanan dinas itu," katanya.
Edwar berharap, Inpres tersebut dapat ditinjau kembali dan pemerintah lebih bijak dalam menangani efisiensi itu. Sehingga roda perekonomian pascapandemi tetap berjalan. "Harapannya ditinjau ulang atau mungkin tidak dipukul rata semuanya efisien," imbuhnya. (aya/pra)