Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ancam Lepas Atribut Partai, 17 PAC Tolak Pengurus Baru DPC PKB Sleman

N
Penulis: Nanang Febriyanto❯
Sebanyak 17 Dewan Pimpinan Anak Cabang (PAC) bersama sejumlah badan otonom (banom) PKB menyatakan keberatan terhadap komposisi kepengurusan yang telah diumumkan Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB.
Sebanyak 17 Dewan Pimpinan Anak Cabang (PAC) bersama sejumlah badan otonom (banom) PKB menyatakan keberatan terhadap komposisi kepengurusan yang telah diumumkan Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB.

Advertisement

SLEMAN - Penetapan susunan pengurus baru DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sleman menuai penolakan dari internal partai.

Sebanyak 17 Dewan Pimpinan Anak Cabang (PAC) bersama sejumlah badan otonom (banom) PKB menyatakan keberatan terhadap komposisi kepengurusan yang telah diumumkan Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB.

Penolakan tersebut disampaikan karena kader tingkat bawah menilai aspirasi mereka belum terakomodasi dalam penetapan posisi Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) DPC PKB Sleman periode 2026–2031.

Ketua Forum PAC PKB Sleman, Churmatul Adha atau yang akrab di sapa Mas Gandung itu mengatakan, keputusan tersebut memunculkan kekecewaan di tingkat akar rumput. Menurutnya, pergantian kepemimpinan seharusnya mempertimbangkan kondisi dan capaian organisasi saat ini.

“PKB Sleman sedang berada dalam kondisi yang baik. Kursi legislatif meningkat, jumlah konstituen bertambah, pengelolaan keuangan semakin tertib, dan kaderisasi anak muda berjalan,” ujarnya.

Advertisement

Melalui pengumuman resmi secara daring pada Kamis pagi (11/6/2026), DPP PKB menetapkan Tri Nugroho sebagai Ketua DPC PKB Sleman, Rahayu Widi Nuryani sebagai Sekretaris, dan Wanto sebagai Bendahara.

Adha mempertanyakan alasan pergantian struktur di tengah proses konsolidasi partai. Ia juga meminta keterbukaan terkait mekanisme Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang dilakukan DPP PKB.

“Kami mempertanyakan transparansi dan indikator penilaian UKK dari pusat. Jangan sampai keputusan besar diambil tanpa mendengar suara kader di bawah,” tegasnya.

Sebagai bentuk keberatan, 17 PAC bersama banom seperti Perempuan Bangsa, Panji Bangsa, dan Garda Bangsa akan mengirimkan surat penolakan resmi kepada DPW PKB DIY dan DPP PKB.

Mereka bahkan menyatakan siap mengambil langkah lebih jauh apabila aspirasi tersebut tidak mendapat perhatian.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Solihul Hadi Kembali Nahkodai DPC PKB Kota Jogja, Persoalan Kaderisasi Jadi Evaluasi

Solihul Hadi Kembali Nahkodai DPC PKB Kota Jogja, Persoalan Kaderisasi Jadi Evaluasi

Selain Solihul Hadi yang kembali terpilih sebagai ketua. Dalam kepengurusan DPC PKB Kota Jogja periode 2026-2031 nama-nama baru juga mengisi jabatan struktural. Seperti Rhetno Arobiatul Jauzak.

Kaderisasi Pondasi dan Jantung Masa Depan Partai Politik, DPW PKB DIJ Targetkan Tingkatkan Enam Ribu Kader

Kaderisasi Pondasi dan Jantung Masa Depan Partai Politik, DPW PKB DIJ Targetkan Tingkatkan Enam Ribu Kader

Kaderisasi menjadi fondasi utama bagi keberlangsungan dan masa depan partai politik (parpol). Menyadari itu, kaderisasi harus menjadi gerakan yang terus hidup di seluruh tingkatan partai.

Kolaborasi DPW PKB dengan PCNU Bantul, Jelang Kurban, Gelar Pelatihan Juru Sembelih Halal

Kolaborasi DPW PKB dengan PCNU Bantul, Jelang Kurban, Gelar Pelatihan Juru Sembelih Halal

Sepuluh hari menjelang kurban, DPW PKB DIY mengadakan pelatihan juru sembelih halal atau disingkat Juleha. 

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer