Jogja Punya Cerita Horor, dari Sekolah hingga Kawasan Kotagede Sering Jadi Lokasi Penelusuran

Khansa Qisthi Fathinah • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 21:09 WIB
Ilustrasi nuansa mistis dan mencekam dari berbagai sudut tempat horor di Jogja, mulai dari lorong gang tua hingga area sepi. (AI Generated)
Ilustrasi nuansa mistis dan mencekam dari berbagai sudut tempat horor di Jogja, mulai dari lorong gang tua hingga area sepi. (AI Generated)

 

RADAR JOGJA - Yogyakarta lekat dengan wisata budaya, sejarah, hingga wisata kuliner.

Namun, di balik ramainya berbagai destinasi tersebut, ada sejumlah tempat yang menyimpan cerita mistis dan belum banyak dikenal sebagai lokasi wisata horor.

Cerita mengenai tempat-tempat tersebut berkembang dari pengalaman warga maupun kisah yang beredar di masyarakat.

Bahkan, lokasi-lokasi ini sering kali diburu para petualang horor untuk uji nyali, melakukan penelusuran di lokasi dengan fitur live streaming.

Baca Juga: Viral! Turis Asal India Diduga Jadi Korban Penjambretan di Menteng Jakarta, Polisi Masih Menyelidiki

Berikut lima lokasi di Jogja yang memiliki cerita mistis dan bisa menjadi pilihan bagi mereka yang tertarik dengan wisata ekstrem.

1. SMP Negeri 16 Jogja

SMP Negeri 16 Jogja berada di kawasan Njeron Beteng.

Sekolah ini disebut memiliki sejarah sebagai bangunan yang pernah digunakan sebagai rumah sakit.

Sejumlah peninggalan yang berkaitan dengan fungsi tersebut, seperti bekas perban, mangkuk ginjal, hingga cantolan infus, masih menjadi bagian dari cerita mengenai masa lalu bangunan tersebut.

Baca Juga: Gurit Rinawit jadi panggung SMP N 4 Wonosari melestarikan budaya Jawa

Cerita mistis juga berkembang di lingkungan sekolah.

Beberapa orang mengaku pernah melihat sosok berwarna putih berjalan di lorong lantai satu, terutama menjelang Magrib.

Ada pula cerita mengenai kemunculan cahaya merah di sekitar halaman yang oleh masyarakat dikaitkan dengan Banaspati.

2. Lorong-lorong Kotagede

Kotagede dikenal sebagai kawasan bersejarah yang menyimpan peninggalan Mataram dan kompleks makam raja-raja.

Namun, suasana berbeda dapat ditemukan ketika menyusuri sejumlah perkampungan di kawasan tersebut, terutama pada malam hari.

Baca Juga: Uneg-Uneg Kepala Daerah

Gang-gang sempit dengan bangunan tua dan tembok tinggi menjadi pemandangan yang cukup dominan.

Di beberapa bagian juga terdapat makam yang berada di tengah permukiman.

Kondisi tersebut membuat sejumlah sudut Kotagede memiliki suasana sepi dan cukup mencekam ketika malam, membuat merinding bagi mereka yang berjalan di gang Kotagede sendirian.

3. Embung Kali Bayem

Embung Kali Bayem juga memiliki cerita yang berkembang di tengah masyarakat.

Salah satu kisah menyebut embung tersebut muncul secara tiba-tiba setelah tanggul gaib yang menjadi sumber air jebol akibat sebuah pusaka dicuri.

Baca Juga: Tampil Melesat, Astra Honda Raih Podium dan Poin Penting di ARRC Sepang

Lokasinya yang berada di sekitar pertemuan Kali Bayem dan Kali Bedog turut membuat tempat ini dikaitkan dengan cerita spiritual.

Masyarakat juga memiliki cerita mengenai penampakan makhluk gaib di sekitar embung.

Keberadaan patung Semar berwarna putih berukuran besar di tengah embung semakin memberikan suasana berbeda, terutama ketika malam hari.

4. Jembatan Kali Winongo-Tamansari

Jembatan Kali Winongo yang berada di kawasan Tamansari juga menyimpan cerita yang cukup dikenal oleh masyarakat sekitar.

Lokasi tersebut pernah dikaitkan dengan sejumlah kasus bunuh diri, termasuk peristiwa yang melibatkan seorang juragan batik dan kemudian berkembang menjadi cerita urban legend.

Selain kisah tersebut, warga juga pernah menceritakan kemunculan sosok perempuan tua di sekitar jembatan.

Pada 2017, kembali terjadi kasus bunuh diri di lokasi tersebut. 

Cerita mengenai penampakan di sekitar jembatan pun masih berkembang di tengah masyarakat.

Baca Juga: Tampil Melesat, Astra Honda Raih Podium dan Poin Penting di ARRC Sepang

5. Kraton Bathok Bolu, Alas Ketonggo Sambiroto

Alas Ketonggo selama ini lebih sering dikenal sebagai kawasan hutan di sekitar kaki Gunung Lawu.

Namun, nama yang sama juga digunakan untuk sebuah wilayah di Jogja, tepatnya di Sambiroto.

Menurut cerita yang berkembang, kawasan tersebut dipercaya berkaitan dengan perpindahan makhluk gaib dari Alas Mentaok setelah pembangunan Kraton Mataram.

Mereka kemudian disebut membentuk kerajaan gaib bernama Kraton Bathok Bolu.

Di lokasi tersebut terdapat petilasan berupa kompleks pendopo kecil.

Cerita lainnya menyebut pernah ditemukan perangkat gamelan yang terbuat dari emas di kawasan tersebut.

Baca Juga: Kebobolan Tujuh Gol dari Tiga Laga, Xabi Soroti Pertahanan Chelsea setelah Takluk dari Arsenal

Namun, benda yang disebut dalam cerita itu kini sudah tidak berada di lokasi. 

Lima tempat tersebut menunjukkan sisi lain Jogja yang jarang masuk dalam daftar wisata populer.

Meski cerita mistis yang berkembang di masing-masing lokasi belum tentu dapat dibuktikan secara ilmiah, kisah-kisah tersebut telah menjadi bagian dari cerita masyarakat setempat.

Jika ingin berkunjung, sebaiknya tetap memperhatikan aturan dan menghormati warga maupun lingkungan sekitar.

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
Jogja Punya Cerita Horor Cerita Horor dari Sekolah hingga Kawasan Kotagede Lokasi Penelusuran Horor horor wisata horor