Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sampah Visual Marak, Pemkot Jogja Siapkan Langkah Penanganan Persuasif 

I
Penulis: Iwan Nurwanto❯
DISEGEL: Dua reklame yang menampilkan konten iklan rokok di jalan protokol Kota Jogja telah disegel oleh petugas Satpol PP, Selasa (25/8/2026). (FOTO// DOKUMENTASI SATPOL PP KOTA JOGJA) 
DISEGEL: Dua reklame yang menampilkan konten iklan rokok di jalan protokol Kota Jogja telah disegel oleh petugas Satpol PP, Selasa (25/8/2026). (FOTO// DOKUMENTASI SATPOL PP KOTA JOGJA) 

Advertisement

 

JOGJA - Sampah visual kini menjadi permasalahan baru di Kota Jogja. Aksi vandalisme seperti mencoret-coret tembok dan fasilitas publik terpantau mulai cukup marak. Misalnya di kawasan Tugu dan sejumlah ruas jalan lain.

 

Advertisement

Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo menegaskan pihaknya terus berupaya mengendalikan aksi vandalisme serta penumpukan sampah visual. Namun penanganan tidak cukup hanya mengandalkan tindakan administratif atau penertiban di lapangan. Melainkan harus dibarengi dengan pendekatan persuasif.

 

Sebetulnya kunci utamanya adalah kami perlu komunikasi, ujar Hasto saat ditemui di Balai Kota, Selasa (8/9/2026).

Metode komunikasi menurutnya sudah diterapkan di Jalan Kusumanegara. Pada titik tersebut dulunya dipenuhi vandalisme parah. Kemudian dibersihkan dan diberikan pesan persuasif bahwa lokasi tersebut merupakan kompleks makam.

 

Hasto mengklaim dengan pembersihan dan pesan pemberian pesan tersebut, kini tembok-tembok di sepanjang Jalan Kusumanegara telah bebas dari coretan vandalisme. Bahkan kebersihannya juga terbilang cukup tahan lama.

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Anggota Komisi A DPRD Kota Jogja Marwoto Hadi Usulkan FO Manfaatkan PJ untuk Tata Visual Ruang

Anggota Komisi A DPRD Kota Jogja Marwoto Hadi Usulkan FO Manfaatkan PJ untuk Tata Visual Ruang

Pemkot Jogja didorong memanfaatkan tiang penerangan jalan umum (PJU) sebagai media pemasangan jaringan fiber optic (FO). Langkah ini dinilai dapat memangkas kebutuhan pembangunan tiang telekomunikasi baru sekaligus ...

Bukan Lagi "Seeing is Believing": Cara Bertahan Hidup di Era Rekayasa Visual dan Video Deepfake

Bukan Lagi "Seeing is Believing": Cara Bertahan Hidup di Era Rekayasa Visual dan Video Deepfake

Peradaban manusia selama beabad-abad memegang teguh sebuah adagium "seeing is believing"—melihat adalah mempercayai.

Hair Croissant Viral, MUI Tegaskan Visual Produk Jadi Pertimbangan Sertifikasi Halal

Hair Croissant Viral, MUI Tegaskan Visual Produk Jadi Pertimbangan Sertifikasi Halal

Hair Croissant, pastry asal Pattaya, Thailand, tengah menjadi perbincangan di media sosial karena tampilannya yang tak biasa. Kue tersebut menarik perhatian publik setelah bagian atasnya diberi topping menyerupai helaian

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer