Sampah Visual Marak, Pemkot Jogja Siapkan Langkah Penanganan Persuasif

JOGJA - Sampah visual kini menjadi permasalahan baru di Kota Jogja. Aksi vandalisme seperti mencoret-coret tembok dan fasilitas publik terpantau mulai cukup marak. Misalnya di kawasan Tugu dan sejumlah ruas jalan lain.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo menegaskan pihaknya terus berupaya mengendalikan aksi vandalisme serta penumpukan sampah visual. Namun penanganan tidak cukup hanya mengandalkan tindakan administratif atau penertiban di lapangan. Melainkan harus dibarengi dengan pendekatan persuasif.
Sebetulnya kunci utamanya adalah kami perlu komunikasi, ujar Hasto saat ditemui di Balai Kota, Selasa (8/9/2026).
Baca Juga: Pembakaran Sisa Pakan Ditinggal, Kandang Ternak di Playen Terbakar
Metode komunikasi menurutnya sudah diterapkan di Jalan Kusumanegara. Pada titik tersebut dulunya dipenuhi vandalisme parah. Kemudian dibersihkan dan diberikan pesan persuasif bahwa lokasi tersebut merupakan kompleks makam.
Hasto mengklaim dengan pembersihan dan pesan pemberian pesan tersebut, kini tembok-tembok di sepanjang Jalan Kusumanegara telah bebas dari coretan vandalisme. Bahkan kebersihannya juga terbilang cukup tahan lama.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




