Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gurit Rinawit jadi panggung SMP N 4 Wonosari melestarikan budaya Jawa

R
SMP Negeri 4 Wonosari
SMP Negeri 4 Wonosari

Advertisement

RADAR JOGJA - SMP Negeri 4 Wonosari bersiap membawa nama Kabupaten Gunungkidul dalam ajang Gurit Rinawit tingkat Provinsi daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Sekolah tersebut dijadwalkan mengikuti kompetisi yang akan berlangsung pada 8 September 2026. 

Keikutsertaan ini menjadi kesempatan bagi para siswa untuk menunjukkan kemampuan mereka di bidang seni sekaligus memperkenalkan ptensi budaya daerah di tingkat provinsi.

Langkah menuju kompetisi tingkat DIY diraih setelah SMP Negeri 4 Wonosari berhasil menjadi juara pertama pada ajang Gurit Rinawit tingkat Kabupaten Gunungkidul. Prestasi tersebut sekaligus mengantarkan sekolah ini mendapatkan kepercayaan untuk menjadi wakil Gunungkidul pada kompetisi berikutnya.

Advertisement

Capaian itu menjadi modal penting bagi para siswa untuk tampil lebih percaya diri menghadapi peserta dari berbagai daerah di DIY.

Menjelang keberangkatan, perwakilan SMP Negeri 4 Wonosari datang ke Dinas Kabupaten Gunungkidul untuk berpamitan sekaligus meminta doa dan dukungan.

Advertisement

Rombongan sekolah diterima oleh Sekretaris Dinas Kabupaten Gunungkidul, Syaefudin Zuhkri. Dalam pertemuan tersebut, pihak dinas menyampaikan apresiasi atas keberhasil siswa yang berani mengembangkan kemampuan melalui kegiatan seni dan budaya. 

Menurut pihak Dinas Pendidikan, Gurit Rinawit bukan hanya menjadi ajang untuk mengejar prestasi.

Kegiatan tersebut juga dapat menjadi ruang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, mengasah keberanian, serta mengenal lebih dekat nilai yang terkandung dalam seni dan bahasa Jawa. Gurit dipandang tidak hanya sebatas karya yang dilantunkan, tetapi juga memiliki rasa, pesan, dan makna yang perlu dipahami oleh generasi muda.

Keikutsertaan SMP Negeri 4 Wonosari di tingkat provinsi juga dinilai memiliki arti penting bagi upaya menjaga keberlangsungan bahasa, sastra, dan budaya Jawa di kalangan pelajar.

Prestasi yang diraih di tingkat Kabupaten menunjukkan bahwa siswa Gunungkidul mempunyai kemampuan untuk bersaing sekaligus berkarya melalui jalur seni. Pengalam tampil dalam kompetisi tingkat DIY diharapkan dapat memberikan bekal positif bagi perkembangan bakat dan kepercayaan diri mereka.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Gunung Merapi Masih Siaga, BPPTKG Catat 8 Kali Guguran Lava Dini Hari

Gunung Merapi Masih Siaga, BPPTKG Catat 8 Kali Guguran Lava Dini Hari

Gunung Merapi masih berstatus Level III Siaga. BPPTKG catat 8 kali guguran lava dan 10 kali gempa hybrid dalam enam jam pengamatan dini hari ini.

Gelar Mimbar Rakyat, Masjid Jogokariyan Buka Ruang Refleksi Dua Tahun Pemerintahan

Gelar Mimbar Rakyat, Masjid Jogokariyan Buka Ruang Refleksi Dua Tahun Pemerintahan

Takmir Masjid Jogokariyan Yogyakarta akan menggelar agenda bertajuk Mimbar Rakyat pada Selasa (10/11/2026). 

IKAPI DIY Dorong Yogyakarta Dapat Predikat Kota Buku Dunia UNESCO 2028

IKAPI DIY Dorong Yogyakarta Dapat Predikat Kota Buku Dunia UNESCO 2028

Yogyakarta menargetkan predikat World Book Capital atau Kota Buku Dunia UNESCO 2028. Persiapan mulai dilakukan melalui pemetaan potensi dan penguatan ekosistem perbukuan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).   Ikatan..

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer