RADAR JOGJA - Melanjutkan perjuangan untuk finis di empat besar, raksasa Serie A Juventus akan mengunjungi Udinese pada Minggu (15/3) dini hari.
Pertarungan Bianconeri lainnya akan dimulai dengan Juventus berada tepat di luar zona Liga Champions, sementara tuan rumah berada di posisi aman di tengah klasemen.
Setelah hanya meraih dua poin dari empat pertandingan liga, Juventus memulai dengan lambat dalam pertandingan kandang pekan lalu melawan Pisa yang terancam degradasi.
Setelah sebelumnya membutuhkan dua gol di menit-menit akhir untuk bermain imbang dengan sesama pesaing empat besar, Roma, klub Turin itu gagal mencetak gol sebelum jeda babak pertama tetapi akhirnya menunjukkan permainan yang apik.
Gol-gol di babak kedua dari Andrea Cambiaso, Khephren Thuram, Kenan Yildiz, dan Jeremie Boga membawa mereka meraih kemenangan di Allianz, tetapi masih menempati posisi keenam di Serie A.
Perebutan tempat keempat Italia di Liga Champions bisa berlangsung hingga akhir, karena Como yang berada di posisi kelima menang di Cagliari sementara Roma tersandung di Genoa dan mereka harus saling berhadapan.
Jadi, setidaknya untuk satu hari, Juve dapat mengungguli kedua rival dengan menang di Udine; namun, tim asuhan Luciano Spalletti telah kebobolan setidaknya tiga gol di setiap empat pertandingan tandang terakhir.
Lebih positifnya, sejak Spalletti mengambil alih kendali dari Igor Tudor pada akhir Oktober, hanya Inter Milan yang mencetak lebih banyak gol daripada Juventus.
Meskipun kedua tim mengenakan seragam hitam dan putih, Udinese sangatlah merupakan tim junior dalam hubungan dengan Juventus, hanya memenangkan satu dan kalah 10 dari 15 pertemuan liga terakhir di kandang sendiri.
Bahkan, setelah kekalahan musim ini di Turin, klub Friuli tersebut telah kalah tujuh dari delapan pertandingan terakhir secara keseluruhan dan hanya mencetak dua gol dan Juve juga menyingkirkan mereka dari Coppa Italia beberapa minggu kemudian.
Kosta Runjaic dan kawan-kawan akan menghadapi pertandingan ini setelah bangkit dari penurunan performa yang mengkhawatirkan menjelang akhir Februari, ketika mengalami tiga kekalahan beruntun di Serie A.
Pertama, mereka mencetak tiga gol tanpa balas ke gawang Fiorentina, sebelum tampaknya akan mengulangi hasil tersebut akhir pekan lalu.
Baca Juga: Prediksi Skor Atletico Madrid vs Getafe La Liga Sabtu 14 Maret 2026
Namun, Fruilani kemudian membiarkan keunggulan dua gol lepas melawan Atalanta, kebobolan dua kali dalam 15 menit terakhir dan akhirnya hanya mampu meraih hasil imbang.
Masih berjuang untuk finis di paruh atas klasemen, Udinese tetap aman dan nyaman di tengah klasemen, dengan Runjaic memimpin mereka jauh dari zona degradasi untuk tahun kedua berturut-turut.
Head to head:
03/12/2025 Juventus 2-0 Udinese
30/10/2025 Juventus 3-1 Udinese
19/05/2025 Juventus 2-0 Udinese
03/11/2024 Udinese 0-2 Juventus
13/02/2024 Juventus 0-1 Udinese
Prediksi susunan pemain;
Udinese (3-5-2):
Okoye (GK); Kristensen, Kabasele, Solet; Ehizibue, Ekkelenkamp, Karlstrom, Atta, Kamara; Zaniolo, Davis
Juventus (4-2-3-1):
Perin (GK); Kalulu, Bremer, Kelly, Cambiaso; Thuram, Locatelli; Conceicao, McKennie, Yildiz; David
Baca Juga: Prediksi Skor West Ham vs Manchester City Premier League Minggu 15 Maret 2026
Prediksi:
Kami katakan: Udinese 1-2 Juventus
Sudah aman dari degradasi, Udinese tidak memiliki banyak target lagi, sementara Juventus sangat membutuhkan poin untuk membantu upaya meraih posisi empat besar.
Motivasi ekstra tersebut seharusnya membuat Juventus meraih kemenangan, melanjutkan tradisi panjang kesuksesan Serie A di Udine.
Editor : Satria Putra Sejati