RADAR JOGJA - Menghadapi salah satu lawan favorit mereka di Liga Inggris/ Premier League, Arsenal akan bertandang ke Molineux Stadium untuk menghadapi Wolverhampton Wanderers pada Sabtu (25/1) malam.
The Gunners memberi diri mereka kesempatan di pertengahan pekan dengan kemenangan 3-0 di Liga Champions atas Dinamo Zagreb, dua hari setelah anak asuh Vitor Pereira dibantai 3-1 oleh Chelsea di Stamford Bridge.
Saat melawan Dinamo Zagreb, Gooners mungkin merasakan perasaan deja vu yang menakutkan, saat anak asuh Mikel Arteta pada awalnya gagal untuk membangun gol pembuka di menit kedua yang dicetak oleh Declan Rice dan hampir membuat anak asuh Fabio Cannavaro kembali ke dalam pertandingan dengan beberapa permainan yang ceroboh di lini belakang.
Namun, sundulan Kai Havertz di menit ke-25 mengakhiri kekhawatiran tersebut, sebelum gol dari Martin Odegaard membuat skor menjadi semakin tegas untuk Arsenal, yang kini hanya berjarak satu poin dari kepastian tempat di babak 16 besar.
Mampu melewati babak playoff dapat berarti bahwa perjalanan pertengahan musim ke Dubai akan dilakukan oleh Arteta dan kawan-kawan, yang sangat membutuhkan perjalanan penyelamat musim tersebut, jika hasil imbang 2-2 di akhir pekan lalu atas Aston Villa adalah sesuatu yang menyedihkan.
Dengan membuang keunggulan dua gol untuk bermain imbang dengan mantan pelatih Unai Emery, Arsenal tertinggal enam poin di belakang Liverpool di papan klasemen Liga Inggris, dan tim kejutan Nottingham Forest hanya tertinggal dalam hal selisih gol saat ini.
Meskipun hasil tersebut sangat menyakitkan, tim tamu kini telah melewati 12 pertandingan terakhir mereka di Liga Inggris tanpa mengalami kekalahan dan para penyerang Arsenal selalu siap untuk menghadapi Wolves.
Dengan mengalahkan tim asal West Midlands 2-0 di awal musim, Arsenal memperpanjang rekor mencetak gol mereka yang luar biasa atas Wolves menjadi 34 pertandingan di semua kompetisi, terakhir kali gagal membobol gawang tuan rumah pada tahun 1979.
Rentetan 46 tahun tersebut tidak mengejutkan juga merupakan rentetan terpanjang Wolves tanpa clean sheet atas lawan tertentu, sebuah pertanda yang mengecewakan bagi tim yang telah melihat manajer baru Pereira bangkit dengan baik dan benar-benar hilang sejak pergantian tahun.
Pengganti Gary O'Neil ini meraih tujuh poin dari sembilan pertandingan pertamanya di divisi utama, namun Wolves kini mengalami tiga kekalahan beruntun dari Nottingham Forest, Newcastle United dan Chelsea, kemasukan tiga gol dalam setiap pertandingan dan hanya mampu mencetak satu gol.
Hanya selisih gol yang membuat Wolves yang berada di peringkat 17 tetap berada di atas Ipswich Town yang berada di peringkat 18 dalam perebutan zona degradasi, dan tuan rumah kini beresiko kalah dalam empat pertandingan pertama mereka di liga dalam satu tahun untuk ketiga kalinya setelah 1906 dan 1982.
Pertanda malapetaka lain bagi the Old Gold, kekalahan keempat Wolves di setiap pertandingan tersebut secara kebetulan terjadi saat menghadapi Arsenal, yang akan mengamankan kemenangan kedelapan secara beruntun atas tim yang terancam degradasi tersebut jika mereka dapat melakukan gol kilat untuk ketiga kalinya di West Midlands.
Head to head:
17/08/2024 Arsenal 2-0 Wolves
21/04/2024 Wolves 0-2 Arsenal
02/12/2023 Arsenal 2-1 Wolves
28/05/2023 Arsenal 5-0 Wolves
13/11/2022 Wolves 0-2 Arsenal
Prediksi susunan pemain:
Wolves (3-4-2-1):
Jose Sa (GK); Doherty, Agbadou, Bueno; Semedo, Andre, J. Gomes, Ait-Nouri; R. Gomes, Cunha; Larsen
Arsenal (4-3-3):
Raya (GK); Timber, Kiwior, Gabriel, Calafiori; Odegaard, Partey, Rice; Martinelli, Havertz, Trossard
Baca Juga: Makin Pedas Makin Mantap! 4 Warung Oseng Mercon Terbaik di Jogja yang Wajib Kamu Coba
Prediksi:
Kami katakan: Wolverhampton Wanderers 1-3 Arsenal
Arsenal dan clean sheet tandang tidak selalu berjalan beriringan dimana the Gunners selalu mencetak gol dalam sembilan pertandingan tandang terakhir mereka di Liga Inggris, namun kelemahan lini belakang tidak akan berarti apa-apa di Molineux.
11 gol The Gunners dari umpan silang di Liga Inggris musim ini merupakan rekor tertinggi di divisi ini, seperti halnya 10 gol kebobolan Wolves yang berasal dari umpan silang ke dalam kotak penalti, jadi jangan kaget bila melihat Arsenal memamerkan kemampuan mereka di udara dan situasi bola mati dalam meraih kemenangan.
Editor : Bahana.