Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Hujan di Bulan Mei, Status Siaga Darurat Hidrometeorologi Hanya Diperpanjang untuk Sleman

Agung Dwi Prakoso • Jumat, 9 Mei 2025 | 03:37 WIB
Dampak hujan dan angin kencang di Sleman yang menyebabkan pohon tumbang dan genting beterbangan Rabu (7/5)
Dampak hujan dan angin kencang di Sleman yang menyebabkan pohon tumbang dan genting beterbangan Rabu (7/5)

 

JOGJA - Dalam sepekan terakhir, hujan disertai angin kencang melanda beberapa wilayah DIJ. Padahal Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIJ menyatakan saat ini telah memasuki musim kemarau.

"Dari BMKB (Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika) juga menyatakan  Mei sebetulnya sudah masuk musim kemarau," ujar Kepala Pelaksana BPBD DIJ Noviar Rahmad saat dikonfirmasi, Kamis (8/5).

BPBDtelah menggelar rapat dengan seluruh BPBD kabupaten dan kota serta pihak BMKG. Pembahasan dalam rapat salah satunya tentang kondisi cuaca dan tindakan yang akan dilakukan terkait kebencanaan.

"Kondisi hujan sekarang itu adalah pengaruh dari adanya siklon," tuturnya.

Menurutnya musim kemarau tahun ini berbeda dengan 2024. Tahun lalu, saat masuk musim kemarau hingga selesai tidak ada hujan sama sekali. Namun, tahun ini diperkirakan di tengah musim kemarau terjadi hujan.

"Ini yang terjadi seminggu belakangan bukan bagian cuaca ekstrem tetapi kemarau yang diselingi dengan hujan," bebernya.

Adanya hujan dan angin tersebut diperkirakan berlangsung dalam se pekan hingga Sabtu (10/5). Seluruh stakeholder yang mengikuti rapat juga bersepakat untuk tidak melakukan perpanjangan status siaga darurat bencana hidrometeorologi yang telah berakhir pada Kamis (8/5).

"Pengaruh dari siklon menyebabkan hujan sedang-lebat tapi tidak ekstrem," terangnya.

Namun khusus untuk Sleman, status siaga darurat bencana hidrometeorologi masih diperpanjang sampai 30 Mei. Hal itu berdasarkan adanya fenomena hujan lebat dan angin kencang beberapa hari terakhir di wilayah tersebut.

"Kulon Progo statusnya tanggap darurat, karena ada perbaikan kerusakan akibat banjir luapan salah satu sungai," jelasnya. (oso/pra)

 

 

 

Editor : Heru Pratomo
#hujan disertai angin kencang #siaga darurat hidrometeorologi #Noviar Rahmad #status #BPBD #BMKG