Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Komunitas Djokjakarta 1945 Gelar Teatrikal Peringati Hari Pahlawan di JCM, Pertontonkan Adegan Sejarah Kemerdekaan Indonesia

Gregorius Bramantyo • Senin, 11 November 2024 | 04:43 WIB

 

MENCEKAM: Prajurit saat berperang dalam teatrikal bertajuk Kepahlawanan Jogjakarta Menjadi Benteng Proklamasi di Jogja City Mall (JCM) Minggu (10/11/2024).
MENCEKAM: Prajurit saat berperang dalam teatrikal bertajuk Kepahlawanan Jogjakarta Menjadi Benteng Proklamasi di Jogja City Mall (JCM) Minggu (10/11/2024).

SLEMAN – Memperingati Hari Pahlawan, Komunitas Djokjakarta 1945 turut menggelar teatrikal bertajuk ‘Kepahlawanan Yogyakarta Menjadi Benteng Proklamasi’. Sejumlah adegan penting dalam sejarah kemerdekaan Indonesia turut dipertontonkan di area drop off Jogja City Mall (JCM) Minggu (10/11/2024). Seperti detik-detik proklamasi, Amanat 5 September, dan Serbuan Kotabaru. Kemudian beralih era di masa pendudukan kembali Belanda yakni Serangan Umum 1 Maret.

Komunitas Djogjakarta 1945 memeragakan perangan-perangan antara tentara pejuang RI melawan Jepang dan Belanda dengan sempurna. Ornamen dan peralatan perang yang digunakan serta tata rias peserta teatrikal sangat mirip dengan aslinya. Bunyi dentuman bom dan tembakan senjata yang bersahutan serta teriakan hiruk pikuk turut membawa penonton ke suasana perang sungguhan.

“Kami tampilkan cerita yang singkat, tapi komplet. Soal cerita kepahlawanan dari Jogja. Mulai dari proklamasi sampai Serangan Umum atau Jogja Kembali,” kata Ketua Komunitas Djokjakarta 1945 Eko Isdianto.

Dia menyebuut, pentas teatrikal ini melibatkan sekitar 40 pemeran dari komunitas. Mereka memerankan sejumlah tokoh penting. Seperti Jenderal Sudirman, Sultan Hamengku Buwono IX, Letjen Soeharto, dan pejuang lainnya. Durasi pentasnya sekitar 30 menit.

Dia berharap, pentas teatrikal ini bisa menjadi edukasi sejarah bagi pengunjung mal. Agar para pengunjung tidak hanya mengunjungi mal untuk berbelanja saja, namun juga sekaligus belajar sejarah.

“Diharapkan penonton dapat lebih memahami nilai-nilai perjuangan dan mewarisi semangat pantang menyerah yang telah dicontohkan oleh para pahlawan kita,” ujar Eko.

Sementara itu, salah satu pengunjung Nadia Muliani, 34, mengungkapkan, pertunjukan ini berhasil membawa penonton kembali mengenang perjuangan para pahlawan dan pentingnya menghargai kemerdekaan. “Lewat pementasan atau seni peran begini, pesan-pesan sejarah menurut saya bisa jadi lebih hidup dan mudah diterima,” ucap warga Gamping, Sleman ini. (tyo/eno)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Sleman #Komunitas Djokjakarta 1945 #Teatrikal #hari pahlawan #Jogja City Mall (JCM)