SLEMAN - Berdasarkan laporan MAGMA-VAR (Volcanic Activity Report), Laporan Aktivitas Gunungapi Gunung Merapi, terjadi sebanyak 61 kali guguran lava.
Masing-masing, sebanyak 52 kali guguran lava ke arah Kali Bebeng dengan jarak luncur maksimum 1600 meter.
Dan 9 kali guguran lava ke arah Kali Boyong dengan jarak luncur maksimum 1500 meter.
Gunung Merapi terletak di Kabupaten Sleman (DIY), Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Klaten (Jawa Tengah). Memiliki ketinggian 2.968 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Cuaca di sekitar Gunung Merapi cerah, berawan, dan mendung. Angin bertiup tenang ke arah barat,timur. Suhu udara 16.5-23.5 °C, kelembaban udara 60-99 %, dan tekanan udara 872-918.7 mmHg.
Gunung Merapi terlihat jelas, kabut 0-II, kabut 0-III. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 25 m di atas puncak kawah.
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.
Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.
Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
Baca Juga: BPBD Sleman Pastikan Awan Panas Guguran Tidak Menimbulkan Hujan Abu Vulkanik
2. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
4. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali. (iwa)
Editor : Iwa Ikhwanudin