JOGJA - Jasa perjuangan Haji Oemar Said (HOS) Tjokroaminoto sebagai pahlawan nasional, sepertinya belum dilupakan meski telah berganti zaman. Peristirahatan terakhirnya di Makam Kuncen, Wirobrajan, Kota Jogja diketahui tidak pernah sepi peziarah.
Siti Farchah, juru kunci Makam Kuncen mengatakan, setiap hari dipastikan selalu ada kunjungan ke makam HOS Tjokroaminoto. Mayoritas merupakan mahasiswa dengan kelompok-kelompok kecil dari berbagai kampus di Jogjakarta.
"Hampir tiap hari ada peziarah. Dan mahasiswa merupakan yang paling rutin,” ujar Siti saat ditemui di Makam Kuncen, Jumat (7/11).
Selain didominasi kunjungan mahasiswa, makam HOS Tjokroaminoto diketahui juga kerap dikunjungi oleh peziarah dari berbagai daerah pada momentum tertentu. Misalnya menjelang Hari Pahlawan 10 November atau hari besar Islam.
Ya, HOS Tjokroaminoto memang menjadi salah satu tokoh bangsa yang cukup berpengaruh. Pahlawan nasional yang lahir di Ponorogo, Jawa Timur itu dikenal sebagai salah satu pendiri dan pemimpin utama Sarekat Islam (SI).
Selain itu, HOS Tjokroaminoto juga dikenal sebagai Bapak Guru Bangsa, karena menjadi guru bagi banyak tokoh penting pergerakan nasional. Termasuk presiden Indonesia pertama, Soekarno.
Adapun makam HOS Tjokroaminoto terletak di sisi barat makam kuncen lama. Tepatnya di belakang Masjid Kuncen, salah satu masjid bersejarah di Jogjakarta. Sampai saat ini, makam HOS Tjokroaminoto masih terawat dengan baik dan rutin dibersihkan setiap harinya.
Siti mengungkapkan, kunjungan peziarah HOS Tjokroaminoto ketika momentum tertentu juga bisa membeludak. Dalam sehari bahkan bisa mencapai dua sampai tiga bus pariwisata dengan ratusan orang peziarah.
Terkait dengan pengelolaan makam, dia menyebut makam HOS Tjokroaminoto yang juga kakek buyut penyanyi Maia Estianty itu dikelola penuh oleh pemerintah. Termasuk jika terjadi kerusakan, maka perbaikannya dilakukan oleh instansi terkait. "Biasanya ada pertemuan rutin untuk membahas perawatan makam," jelasnya. (inu/laz)
Editor : Sevtia Eka Novarita