KULON PROGO - Pedicure dan menicure bukan hanya tentang estetika, tetapi juga memiliki manfaat penting bagi kesehatan. Aktifitas menggabungkan perawatan dan edukasi kesehatan, penting diperkenalkan kebiasaan hidup sehat pada anak-anak sejak dini.
Seperti dilakukan MIN 3 Kulon Progo pada Jumat (15/11/2024). Mereka mengadakan kegiatan screening pemeriksaan kuku serta kesehatan gigi dan mulut dengan gosok gigi bersama.
"Dalam rangka meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjaga kebersihan kuku, kulit, gigi dan mulut," kata Kepala Sekolah MIN 3 Kulon Progo Agus Marchaban.
Kegiatan tersebut melibatkan guru-guru MIN 3 Kulon Progo. Mereka memberikan edukasi kepada siswa tentang cara merawat kuku, kulit, gigi dan mulut dengan benar.
“Jadi ini, pedicure dan manicure gratis," selorohnya.
Menurut dia screening pemeriksaan kesehatan dalam rangka meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjaga kebersihan.
“Setelah diperiksa, didapati sejumlah siswa kukunya panjang dan langsung dipotong di halaman madrasah," ucapnya.
Sementara itu seorang siswa kelas 4 Muhammad Naufal Hamdan mengaku senang dengan kegiatan tersebut. Dia kini merasa percaya diri karena kukunya terlihat bersih dan tidak panjang lagi.
"Saya biasanya potong kuku dua minggu sekali, tetapi kemarin lupa,” ucap Naufal Hamdan.
Terpisah guru Al-quran-Hadits Mulyanto mengatakan bahwa memotong kuku merupakan sunah fitrah. Merupakan sesuatu yang sudah dilakukan sejak dulu dan sesuai dengan fitrah manusia.
"Yakni fitrah kepada keindahan dan kebersihan," kata Mulyanto.
Di antaranya khitan, mencukur bulu kemaluan, memotong kumis, memotong kuku, dan mencabut bulu ketiak. (gun)
Editor : Iwa Ikhwanudin