Untuk mengantisipasi hal ini, Kementerian Perhubungan telah melakukan berbagai langkah persiapan.
Dilangsir dari Kemenhub, Badan pengelola transportasi Jabodetabek, telah bersiap-siap dari jauh – jauh hari untuk mengantisipasi lonjakan jumlah pengguna jalan.
Pada tanggal 3 April hingga 18 April 2024 BPTJ akan melakukan Operasi Gabungan Penyelenggaraan Mudik Lebaran.
Pemerintah juga mempersiapkan dan melakukan pengecekan bagi angkutan umum dengan melakukan ramp check.
Hasilnya, dari 927 kendaraan, 529 kendaraan (57%) dinyatakan tidak layak jalan.
Namun ada juga sebanyak 398 kendaraan (43% ) yang memang sudah di nyatakan layak jalan.
Jadi BPTJ segera menindaklanjuti dengan mengirimkan surat teguran kepada para operator agar segera memperbaiki kendaraan – kendaraan yang tidak layak jalan.
Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan sepeda motor untuk mudik, terutama untuk jarak jauh.
Di Jakarta, 7 terminal telah disiapkan untuk melayani para pemudik dengan 2258 bus dan 152 bus cadangan.
Kemenhub Budi Karya Sumadi juga melakukan inspeksi keselamatan di Stasiun Pasar Senen untuk memastikan kelancaran angkutan kereta api.
PT KAI telah menambah dua rangkaian kereta api baru tujuan Jawa Barat dan menyediakan total 1.664 kereta api untuk Angkutan Lebaran 2024.
ave