Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Hiii...Menu MBG Kecampur Cicak di Paliyan Gunungkidul, Jadi Bahan Evaluasi, SPPG Mulusan 2 Selesaikan Secara Kekeluargaan

Yusuf Bastiar • Senin, 12 Januari 2026 | 22:05 WIB
Dandim 0730/Gunungkidul Letkol Inf Alfian Yudha Praniawan melakukan mediasi pihak SPPG dengan sekolah dan wali murid Senin (12/1).
Dandim 0730/Gunungkidul Letkol Inf Alfian Yudha Praniawan melakukan mediasi pihak SPPG dengan sekolah dan wali murid Senin (12/1).

GUNUNGKIDUL - Dugaan tercampurnya binatang jenis cicak dalam menu makan bergizi gratis (MBG) di TK ABA Grogol, Kapanewon Paliyan, sempat menghebohkan publik. Peristiwa ini ramai diperbincangkan setelah keluhan salah satu wali murid menyebar di media sosial. Menyikapi kasus ini, pengelola SPPG Mulusan 2 bersama pihak sekolah dan wali murid memilih menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.


Dandim 0730/Gunungkidul Letkol Inf Alfian Yudha Praniawan menyebut, berdasar informasi yang beredar menu bakwan yang diterima mengandung cicak. Bahkan binatang itu sempat termakan oleh salah satu orang tua penerima makanan, sebelum akhirnya dimuntahkan kembali karena merasakan rasa yang tidak wajar. Berdasarkan kejadian itu, pihaknya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mulusan selaku pihak penyedia menu MBG.


"Kami telah melakukan sidak ke SPPG Mulusan Paliyan hari ini (Senin, Red), setelah menerima informasi terkait menu MBG yang disajikan di TK ABA Grogol dan viral di media sosial,” ujarnya saat dikonfirmasi Senin (12/1/2026).


Ia menyampaikan, peristiwa itu terjadi pada Jumat (9/1). Setelah pihaknya melakukan pengecekan, kata dia, diketahui kebenarannya keberadaan binatang yang diduga cicak di dalam menu bakwan. Menurutnya, curahan hati wali murid di grup internal orang tua murid kemudian menyebar luas dan menjadi viral pada malam harinya.


Alfian menegaskan, pihaknya membenarkan adanya keluhan yang disampaikan wali murid melalui pihak sekolah. Dalam sidak itu, ia juga memberikan arahan kepada pengelola SPPG agar meningkatkan kualitas serta pengawasan makanan. "Permasalahan ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan antara pihak sekolah, wali murid, dan SPPG. Kami memastikan kejadian ini menjadi bahan evaluasi agar tidak terulang,” tegasnya.


Sementara itu, Kepala SPPG Paliyan Mulusan 2 Muhammad Agusto menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang dinilai sebagai insiden tak terduga itu. Ia memastikan, ke depan SPPG Paliyan Mulusan 2 akan melakukan evaluasi berkala guna memastikan kualitas dan keamanan menu MBG tetap terjaga serta kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.


"Kami telah berkomunikasi dengan pihak sekolah dan wali murid yang bersangkutan, dan sepakat menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan,” ujar Agusto.


Ia menjelaskan, selama ini pengawasan makanan telah dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP). Namun demikian, pihaknya mengakui masih diperlukan evaluasi menyeluruh.
"Hari ini sudah dilakukan mediasi dan klarifikasi. Ke depan kami berkomitmen melakukan perbaikan secara menyeluruh, meningkatkan disiplin, koordinasi, serta pengawasan internal, dan memastikan seluruh SOP dijalankan secara konsisten,” ujarnya. (bas/laz)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#evaluasi #Konsisten #Mbg #Kapanewon Paliyan #inspeksi #SPPG