Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mengulik Seblak, Makanan Khas Sunda yang Sedang Viral di Thailand

Meitika Candra Lantiva • Selasa, 23 September 2025 | 21:14 WIB
Mugbang Seblak viral di Thailand.
Mugbang Seblak viral di Thailand.


RADAR JOGJA – Menarik, seblak makanan asli Indonesia, sedang naik daun di Thailand.

Banyak konten kreator yang mereview makanan khas Sunda ini.

Mereka ramai-ramai memposting video mukbang seblak ke sosial media.

Konten mukbang seblak yang sedang viral dapat dicari dengan keyword “seblak สําเร็จรูป” di platfrom TikTok.


Seblak merupakan hidangan yang terbuat dari kerupuk yang direbus lalu dimasak dengan bumbu halus berupa cabai, bawang, dan kencur.

Biasanya, masyarakat Indonesia menambahkan berbagai pelengkap seperti sayuran, mie, telur, ceker, dan bakso agar cita rasanya semakin lezat.

Seblak berpotensi menjadi makanan ikonik Indonesia yang sekiranya bisa bersaing dengan ramen, tteokbokki, dan lainnya.

Mulanya, seorang influencer dari Thailand yakni Oon, dalam akun TikToknya @TheChanisara bersama pasangannya mereview makanan yang dibeli dari Superindo.

Kemudian, akun TikTok bernama Salma di kolom komentar menyarankannya untuk mencoba seblak.

Chanisara pun mengunggah video saat ia sedang mencoba seblak (1/9/2025) dan video konten mukbang tersebut mendapat 3 juta views.

Dari situlah influencer-influencer Thailand ikut mencoba makanan dari Parahyangan tersebut.

Tak sedikit warganet Thailand yang membeli seblak kemasan dari Indonesia dan memasaknya sendiri karena pengolahannya cukup mudah, tinggal masukkan semua bahan dan direbus hingga matang.

Cita rasa makanan Indonesia yang kaya akan rempah sering kali dianggap memiliki kemiripan dengan kuliner Thailand.

Kedua negara sama-sama mengedepankan penggunaan bumbu yang kuat, sehingga menghasilkan sajian dengan rasa yang kompleks dan khas.

Seblak sendiri menjadi salah satu contoh populer dari kekayaan rasa tersebut.

Perpaduan asin, gurih, dan pedas dengan tekstur kenyal khas kerupuk basah membuat hidangan ini digemari banyak orang.

Tidak heran jika seblak terus menjadi makanan favorit yang mampu membuat penikmatnya ketagihan.

Namun, seblak sebaiknya tidak dikonsumsi setiap hari.

Hidangan ini lebih baik dijadikan sebagai makanan selingan yang cukup dinikmati 1 hingga 2 kali dalam sebulan.

Hal ini karena seblak umumnya dilengkapi dengan berbagai topping berbahan dasar ultra processed food, seperti sosis, bakso instan, atau mie tambahan.

Kandungan tersebut, jika terlalu sering dikonsumsi, dapat berdampak kurang baik bagi kesehatan pencernaan kita. (Nugrahaningtyas)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#makanan #Influencer Thailand #asli Indonesia #seblak #Viral #makanan khas sunda #Mengulik #Viral di Thailand