RADAR JOGJA - Mantan juara UFC kelas ringan Khabib Nurmagomedov, terlibat insiden memalukan saat ia diusir dari penerbangan Frontier Airlines di Amerika Serikat.
Insiden tersebut terjadi pada penerbangan dari Las Vegas ke Los Angeles, di mana Khabib dipindahkan secara paksa setelah perselisihan mengenai aturan keselamatan di baris pintu darurat.
Kronologi Kejadian
Menurut laporan saksi mata dan pernyataan Khabib sendiri, masalah dimulai saat awak kabin meminta Khabib untuk pindah dari kursi yang terletak di baris pintu darurat.
Awak kabin mempertanyakan kemampuan Khabib dalam berbahasa Inggris, yang dianggap penting untuk memahami instruksi keselamatan jika terjadi situasi darurat.
Meskipun Khabib telah duduk di kursi tersebut dengan persetujuan saat check-in, petugas penerbangan tetap bersikeras bahwa ia harus pindah ke kursi lain.
Khabib, yang dikenal dengan ketenangannya di dalam dan di luar oktagon, mencoba menjelaskan bahwa dia memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang memadai.
"Saya sudah menjelaskan kemampuan bahasa saya sejak awal. Tidak ada masalah ketika saya check-in, tetapi mereka tiba-tiba membuat keputusan berbeda," ungkap Khabib dalam pernyataannya kepada wartawan setelah insiden.
Namun, permintaan Khabib untuk tetap duduk di kursi tersebut ditolak, dan setelah perdebatan selama beberapa menit, dia akhirnya diminta meninggalkan pesawat sebelum lepas landas.
Beberapa penumpang lain menyaksikan kejadian itu dan mengungkapkan bahwa situasinya bisa diselesaikan dengan lebih baik tanpa perlu pengusiran.
Khabib: "Saya Pertanyakan Bias Rasial"
Setelah insiden tersebut, Khabib menyampaikan kritik pedas terhadap perilaku awak kabin yang menurutnya tidak profesional dan mungkin didasari oleh bias rasial atau prasangka nasional.
Ia mempertanyakan mengapa dirinya menjadi target, padahal prosedur yang sama mungkin tidak diterapkan secara ketat kepada penumpang lain.
"Sebagai seorang Muslim dan orang dari Dagestan, saya sudah sering menghadapi prasangka, tetapi saya tidak akan diam jika diperlakukan secara tidak adil. Insiden ini memperlihatkan bahwa diskriminasi dalam bentuk halus masih ada dalam industri penerbangan," tegas Khabib dalam unggahan media sosialnya.
Respons Frontier Airlines
Frontier Airlines dalam pernyataan resmi menyatakan bahwa langkah tersebut diambil semata-mata untuk memenuhi aturan keselamatan penerbangan.
Maskapai tersebut menekankan bahwa semua penumpang yang duduk di baris pintu darurat harus memenuhi persyaratan tertentu, termasuk kemampuan untuk memahami instruksi darurat yang disampaikan dalam bahasa Inggris.
Namun, respons ini menuai kritik dari para penggemar Khabib dan komunitas internasional.
Banyak yang mendukung Khabib dan menyerukan perlakuan yang lebih adil serta pelatihan ulang bagi staf penerbangan untuk menangani insiden serupa tanpa prasangka.
Fokus Khabib pada Dukungan Rekannya
Setelah insiden tersebut, Khabib melanjutkan perjalanannya dengan penerbangan lain dan tiba di Los Angeles untuk mendukung dua petarung muda asal Dagestan, Islam Makhachev dan Umar Nurmagomedov, yang akan bertarung di ajang UFC 311.
Kehadirannya di sana menunjukkan bahwa ia tetap tenang dan fokus meski mengalami pengalaman yang tidak menyenangkan. (Adam Jourdi Alfayed)
Editor : Meitika Candra Lantiva