GUNUNGKIDUL - Sejumlah venue yang akan digunakan dalam Pekan Olahraga Daerah (Porda) XVII DIY 2025 di Kabupaten Gunungkidul ternyata masih memerlukan banyak perbaikan.
Hal ini terungkap setelah panitia pelaksana melakukan pengecekan lapangan pada Selasa kemarin (19/8/2025).
Temuan ini kontras dengan klaim sebelumnya bahwa kesiapan venue sudah mencapai lebih dari 95 persen.
Ketua Panitia Pelaksana (panpel) Porda XVII DIY untuk Gunungkidul, Agus Mantara, mengakui masih terdapat catatan teknis yang harus segera dibenahi.
“Seluruh hasil pengecekan akan kami tindaklanjuti melalui koordinasi lintas pihak."
"Target kami, semua venue memenuhi standar kelayakan sebelum pelaksanaan,” ujarnya pada Rabu, (20/8/2025).
Pengecekan juga menemukan kerusakan di beberapa lokasi. GOR Siyono tercatat mengalami atap bocor, lantai pecah, kamar mandi rusak, dan lampu yang perlu diganti.
Lapangan Voli Siraman membutuhkan perbaikan penerangan, penyewaan karpet, hingga fasilitas kamar mandi tambahan.
Di Kolam Renang Kodim, podium utama harus direhabilitasi dan perlengkapan lintasan diperbarui.
Lapangan Pentaque masih perlu pengecatan, sementara Lapangan Panggul butuh perataan permukaan serta evaluasi cabang woodball.
“GOR Vokasi UNY hanya bisa memanfaatkan satu lapangan tenis karena keterbatasan fasilitas, dan pertandingan badminton masih membutuhkan penutup angin,” ujar Agus.
Seperti hasil catatan teknis terkait Stadion Handayani yang akan menjadi salah satu pusat kegiatan Porda masih menyisakan persoalan teknis skema parkir peserta yang sampai saat ini masih menunggu finalisasi layout.
Meskipun demikian, jalur masuk peserta VIP dan VVIP sudah ditetapkan secara terpisah.
Kemudian, defile atlet direncanakan masuk melalui pintu utara menuju panggung depan papan skor, memberikan penghormatan kepada tribun kehormatan, sebelum menuju tempat duduk yang disiapkan.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Gunungkidul, Supriyanto, bahkan menyebut tingkat kesiapan sudah mencapai 99 persen.
Menurutnya, hanya beberapa peralatan pertandingan yang nanti akan disediakan pihak provinsi.
“Kalau untuk Peparda, tinggal penyesuaian kamar mandi disabilitas. Secara umum sudah siap,” ujarnya saat ditemui di kantor Dispora. (bas)
Editor : Iwa Ikhwanudin