GUNUNGKIDUL - Sejumlah titik di wilayah Gunungkidul diterjang bencana hidremeteorolgi lantaran dilanda hujan deras dalam waktu lama, Senin (11/11) sore. Mulai dari angin kencang, pohon tumbang hingg tanah longsor terjadi dalam kurun waktu 24 jam.
Untuk bencana tanah longsor terjadi di Jalan Hargomulyo - Watugajah, Gedangsari, sekitar pukul 12.30. Kapolsek Gedangsari AKP Suryanto menyampaikan, tanah longsor yang diakibatkan hujan deras menutup sebagian akses jalan. Tanah berjatuhan dengan ketinggian empat meter menutup badan jalan sepanjang lima meter di lokasi kejadian.
"Saat kejadian dalam kondisi sepi, tanah longsor jauh dari pemukiman warga dan hanya menutup badan jalan, alhamdulillah tidak ada korban," ujar Suryanto.
Baca Juga: Antisipasi Peningkatan Polusi Udara di Kota Jogja, Pemkot Jogja Gelar Uji Emisi Kendaraan
Akibat tanah longsor tersebut, mengganggu akses lalu lintas di lokasi kejadian. Namun begitu, pihaknya bersama warga setempat telah bekerjasama untuk mengevakuasi tanag-tanah tersebut.
"Potensi longsor dengan volume yg lebih besar masih sangat mungkin terjadi jika hujan deras mengguyur," ucapnya.
Pihaknya juga mengimbau warga untuk menjaga kekompakan tetap semangat dan melakukan upaya sejauh yg bisa dilakukan untuk mempercepat penanganan sehingga akses jalan tetap bisa dilalui sambil menunggu tindakan lebih lanjut dari pihak-pihak terkait.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul Purwono mengatakan, hujan yang disertai angin kencang juga menimpa dua rumah Ngleri, Playen, Gunungkidul.
"Untuk angin kencang yang menimpa rumah mengakibatkan kerusakan ringan yakni bagian atap rumah tersapu angin," ujar Purwono.
Untuk pohon tumbang, lanjut Purwono terjadi di dua titik yakni Ngunut, Playen. Pohon jenis jati meimpa rumah warga di Bleberan, Playen. Petugas BPBD bersama relawan tengah melakukan upaya penanganan akibat bencana tersebut. "Pohon tumbang karena tersambar petir, untuk korban luka maupun jiwa sejauh ini belum ada laporan," tuturnya. (ndi/pra)
Editor : Heru Pratomo