Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Travel Haji Nur Ramadhan Wisata (NRW) Pastikan Perlindungan Jamaah

Bahana. • Jumat, 2 Mei 2025 | 17:52 WIB
Photo
Photo

RADAR JOGJA - Menyikapi dinamika pemindahan PIN jamaah haji khusus yang belakangan menjadi sorotan, PT Nur Ramadhan Wisata (PT NRW), Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK), menegaskan kembali komitmennya untuk memastikan hak jamaah tetap terlindungi.

Sebagaimana diketahui, PT NRW sebelumnya melaporkan dugaan pemindahan PIN ribuan jamaah secara tidak sesuai prosedur kepada Wakil Menteri Agama.

Meski proses hukum masih berjalan, Komisaris Utama PT NRW, Amalia Djohan, menyampaikan bahwa prioritas utama manajemen adalah memastikan seluruh jamaah tetap dapat berangkat sesuai rencana tahun ini.

"Yang terpenting bagi kami adalah kepuasan dan kenyamanan jamaah. Kami ingin memastikan hak jamaah tetap terlindungi, dan keberangkatan mereka berlangsung aman serta penuh keberkahan," ujarnya kepada media, Selasa (29/4/2025).

Amalia juga menegaskan harapannya agar seluruh Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) tetap amanah dalam menjalankan tugasnya, memberikan pelayanan sebaik dan setinggi kualitas yang menjadi standar PT NRW, serta berpegang pada prinsip-prinsip sunnah.

"Proses hukum biarkan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, tanpa mengganggu pelayanan dan keberangkatan jamaah," tambahnya.

Didirikan tahun 2006 dengan visi berkontribusi terhadap kemaslahatan umat dan pengembangan dakwah Islam, Nur Ramadhan Wisata tetap mempertahankan komitmennya.

Meneruskan pesan dari almarhum ayahnya, Awang Djohan Abidin, Komisaris Utama Nur Ramadhan menegaskan perusahaan secara konsisten mendukung pondok pesantren tahfizul Quran, termasuk Hamalatul Quran, yang menjadi salah satu binaan utama.

"Saya tetap berkomitmen untuk menjalankan amanat tersebut. Kami ingin memastikan bahwa Hamalatul Quran dan pesantren binaan lainnya tetap sejahtera, melahirkan huffadz yang mumpuni dan mampu menjawab tantangan dakwah di masa depan," tutur Amalia.

Menghadapi tantangan yang terjadi, Amalia menyerukan penyelesaian yang adil, beretika, dan sesuai hukum.

"Setiap pihak berhak untuk berusaha, namun harus tetap dalam koridor bisnis yang beretika dan tidak melanggar hukum. Pihak-pihak yang berkontribusi terhadap kecurangan dan pembohongan publik tentu harus menerima konsekuensinya, apalagi ini berkaitan dengan kekecewaan jamaah," tegasnya.

Nur Ramadhan Wisata kini tengah melakukan pembenahan manajemen secara menyeluruh untuk menegakkan nilai-nilai kepercayaan, profesionalisme, dan integritas.

"Tidak ada lagi ruang bagi yang tidak amanah. Karyawan dan mitra kini sangat bersemangat dengan era kepemimpinan baru. Kami ingin seluruh insan di NRW lebih sejahtera, bahagia, dan produktif," ungkap Amalia.

Reputasi Nur Ramadhan Wisata di dunia penyelenggaraan haji terus mendapat pengakuan. Sebelumnya, NRW telah dinobatkan oleh Muassasah Mashariq sebagai penyelenggara haji khusus terbaik di Asia Tenggara.

Sebagai bagian dari transformasi perusahaan, PT NRW juga telah mengoperasikan Graha Nur Ramadhan di Jl. Magelang Km. 8 Yogyakarta sebagai simbol era baru.

"PT NRW berkomitmen untuk terus menjadi bagian dari industri haji yang bersih, terpercaya, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi umat," pungkas Amalia.

Editor : Bahana.
#PT NRW