Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Keindahan Eksotis Pantai Ora di Maluku, yang Mirip di Luar Negeri

Salma Nabila Putri D • Minggu, 31 Maret 2024 | 19:05 WIB

Keindahan Pantai Ora
Keindahan Pantai Ora
RADAR JOGJA – Kepulauan Maluku berada di Indonesia Timur.

Kepulauan ini sudah dikenal dengan surganya wisata khususnya pantai.

Masih banyak tempat yang tersembunyi dan belum banyak orang yang mengetahui.

Pantai di kepulauan Maluku memiliki pemandangan yang eksotis.

Selain pemandangan, terdapat juga biota laut yang sangat beragam.

Salah satu tempat wisata tersembunyi di Maluku yaitu Pantai Ora. Pantai Ora merupakan salah satu tujuan wisata alam di Maluku.

Pantai Ora berada di Pulau Seram, Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku. Pantai Ora ini bersebelahan dengan dua desa yaitu, Desa Saleman dan Desa Sawai.

Pantai Ora ini memiliki pantai berpasir putih dengan air warna biru yang jernih, serta dengan kekayaan terumbu karang, ikan, dan aneka ragam biota laut.

Pantai ini memiliki latar belakang panorama perbukitan hijau Taman Nasional Manusela serta juga tebing-tebing tinggi.

Pantai Ora dikelilingi tebing dan teluk Sawai yang terbentuk dari proses tektonik pada zaman purba.

Eksotisme Pantai Ora belum tersentuh oleh banyak tangan manusia, yang menjadikan potensi besar untuk mengembangkan sebagai tempat wisata unggulan di Indonesia.

Para wisatawan dapat menikmati aktivitas menyelam di kedalaman 2-3 meter dengan melihat kehidupan bawah laut yang indah.

Akses menuju pantai ini hanya dapat menggunakan perahu.

Pada kawasan pantai ini juga terdapat resort yang menjadi alternatif bagi wisatawan.

Resort ini berada di atas air dengan arsitektur rumah atas yang mirip seperti di luar negeri.

Sehingga wisatawan dapat menikmati pemandangan laut setiap hari.

Pantai Ora bisa dijadikan tempat untuk menenangkan pikiran dan kepenatan kesibukan bekerja serta ramainya kota.

Editor : Bahana.
#maluku #Pantai ora