RADAR JOGJA – Persita Tangerang dan PSBS Biak akan berduel di Indomilk Arena pada Senin (16/2) sore untuk laga penutup pekan ke-21 BRI Super League 2025/26.
Persita dan PSBS bertemu dalam upaya bangkit dari kekalahan pekan lalu. Pendekar Cisadane takluk dari Semen Padang, sementara Badai Pasifik takluk dari PSM Makassar.
Perbedaan yang cukup kontras juga menjadi perhatian pelatih Persita, Carlos Pena. Persita di posisi enam dan PSBS di posisi ke-15.
Meskipun begitu, Pena menegaskan PSBS merupakan tim yang harus diwaspadai oleh tim besutannya.
Apalagi, Persita takluk dari PSBS di laga putaran pertama dengan skor 2-1 di Stadion Maguwoharjo.
“PSBS Biak tetap menjadi tim yang berbahaya, mereka bertarung untuk lolos dari degradasi. Mereka mendapatkan beberapa hasil bagus di laga tandang,” ujar Pena.
Pelatih asal Spanyol tersebut juga memberikan sorotan dalam kekalahan tipis PSBS dari Persib pada 25 Januari lalu.
Dalam laga tersebut, Laskar Badai Pasifik tampil konsisten dan hanya kebolan satu gol melawan juara bertahan. Menariknya lagi, itu adalah laga tandang yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.
“Mereka juga memiliki beberapa pemain berkualitas, tapi besok kami bermain di kandang. Kami ingin menunjukkan ingin meraih tiga poin dan tampil lebih baik dari mereka,” imbuhnya.
Persita datang ke pertandingan ini dengan modal yang cukup buruk, hanya meraih satu poin dari tiga laga terakhir.
Pendekar Cisadane bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara sebelum dua kekalahan beruntun dari Persija (0-2) dan Semen Padang (1-0).
“Kami memiliki peluang, namun tak ada akurasi yang baik. Dan pekan ini kita sudah berlatih dan bekerja secara spesifik, dalam hal ini lini depan,” jelasnya.
"Para pemain telah menunjukkan bahwa mereka mampu melakukan itu sepanjang musim, dan terkadang berjalannya musim anda memiliki periode seperti ini,” tegasnya.
Editor : Satria Putra Sejati