Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hadapi Ancaman Megathrust, Basarnas Yogyakarta Klaim Alut Evakuasi Sudah Lengkap

A
Penulis: Agung Dwi Prakoso❯
SERIUS: Basarnas Jogjakarta saat audiensi dengan Gubernur DIY HB X di Kompleks Kepatihan, Jogja, Kamis (7/5/2026). Dokumentasi Humas Pemprov DIY
SERIUS: Basarnas Jogjakarta saat audiensi dengan Gubernur DIY HB X di Kompleks Kepatihan, Jogja, Kamis (7/5/2026). Dokumentasi Humas Pemprov DIY

JOGJA - Basarnas Yogyakarta memastikan kesiapan peralatan utama untuk menghadapi potensi bencana besar, termasuk ancaman gempa megathrust. Berbagai alat evakuasi darat, laut, hingga udara diklaim siap digunakan untuk mendukung penanganan kebencanaan di wilayah DIY.

Advertisement

Kepala Kantor SAR Yogyakarta Rio Banupanitis mengatakan, audiensi berlangsung selama kurang lebih 2,5 jam. HB X dalam pertemuan tersebut asyik menceritakan pengalaman-pengalaman kaitannya dengan penanganan bencana di berbagai daerah baik di DIY maupun luar DIY.

"Jadi, kalau beliau berpesan dan memberikan saran kepada Basarnas Jogjakarta, jangan sombong, dan berharap lebih tangguh," ujarnya saat ditemui usai audiensi dengan Gubernur DIY Hamengku Buwono (HB) X di Kompleks Kepatihan, Jogja, Kamis (7/5/2026).

Baca Juga: Derby DIY PSIM Kontra PSS Akan Kembali di Kasta Tertinggi, Pengamat Ingatkan Potensi High-Risk Match

Ia juga menyampaikan kondisi alut di Basarnas DIY yang saat ini relatif lengkap. Peralatan yang dimiliki untuk mendukung evakuasi kebencanaan di antaranya alut air berupa kendaraan besar seperti RIP (rigid inflatable boat). Kendaraan tersebut berjumlah dua unit dengan ukuran 9 dan 12 meter di perairan kawasan Congot, Kulon Progo.

"Kemudian kami punya Jukung yang dibantu oleh nelayan-nelayan setempat juga," bebernya.

Kemudian alut darat, Basarnas mempunyai Hagglunds atau kendaraan khusus yang bisa menembus medan ekstrem.Selain itu juga ada kendaraan ekstrikasi yang bisa digunakan untuk membantu menangani kecelakaan serta dua unit jetski.

"Untuk alut udara-nya kami punya drone termal ada dua unit," jelasnya.

Baca Juga: MBG Jalan Terus Tapi Honor Guru PAUD Justru Dipangkas, Guru PAUD di Kulon Progo Minta Pemerintah Perhatikan Kesejahteraan Guru

Dengan perlengkapan yang mereka punya, ia optimistis bisa memaksimalkan penanganan kebencanaan. Pihaknya juga aktif mengadakan program SAR Goes to School dengan sasaran para siswa hingga mahasiswa.

Advertisement

Kebanyakan dari mereka datang ke Kantor SAR Jogjakarta untuk mendapatkan pengetahuan atau praktik dasar dalam penanganan kebencanaan.

"Berlatih tower, maupun pengenalan dasar-dasar MFR (Medical First Responder)," ucapnya.

Baca Juga: Sempat Alami Keracunan Diduga dari MBG, 18 Siswa SDN Kowang Bantul Sudah Pulih dan Kembali Ikuti KBM

Menyikapi adanya isu bencana megathrust, pihaknya menyatakan kesiapannya ketika sewaktu-waktu dibutuhkan. Tim selalu disiagakan setiap saat bahkan 24/7 atau selama 24 jam.

"Anggota yang dikerahkan terutama menghadapi situasi ini, sesuai dengan kebutuhan yang ada di lapangan. Jadi biasanya satu kru itu satu komandan regu beserta delapan personel," paparnya. (oso/wia).

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Konferensi ICoFR Digelar Di Jogja, Upaya Mencegah Permasalahan Tata Kelola Keuangan Perusahaan BUMN

Konferensi ICoFR Digelar Di Jogja, Upaya Mencegah Permasalahan Tata Kelola Keuangan Perusahaan BUMN

Airlangga Executive Education Center (AEEC), bekerja sama dengan Center for Governance, Risk, Compliance & Competitiveness (GRCC) menggelar Konferensi Eksekutif Internal Control over Financial Reporting (ICoFR) pada 6–7

Massa Aksi May Day di Jogja Laporkan Dugaan Kekerasan oleh Orang Tak Dikenal ke Polda DIY

Massa Aksi May Day di Jogja Laporkan Dugaan Kekerasan oleh Orang Tak Dikenal ke Polda DIY

Serikat Mahasiswa Indonesia (SMI), didampingi LBH Yogyakarta dan Forum Cik Di Tiro, melaporkan dugaan kasus kekerasan oleh orang tidak dikenal (OTK) ke Polda DIY, Rabu (7/5). Dua peserta aksi menjadi korban kekerasan.

Banyak Warganya Beraktivitas di Jogja, Bupati Lilis Minta KA Prameks sampai Kebumen

Banyak Warganya Beraktivitas di Jogja, Bupati Lilis Minta KA Prameks sampai Kebumen

Bupati Kebumen Lilis Nuryani berkunjung ke Kantor PT KAI Daop 5 Purwokerto untuk membahas usulan perluasan akses KA Prameks. (Dokumentasi Prokopim Kebumen)

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer