Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gunung Merapi Level III Siaga, Terjadi Guguran Lava dan Awan Panas 30 November 2025

I
Penulis: Iwa Ikhwanudin❯
Kejadian awan panas guguran (APG) di Gunung Merapi (12/11/2025) terjadi pukul 07:35 WIB, estimasi jarak luncur 1.700 m ke arah barat daya.
Kejadian awan panas guguran (APG) di Gunung Merapi (12/11/2025) terjadi pukul 07:35 WIB, estimasi jarak luncur 1.700 m ke arah barat daya.

YOGYAKARTA – Aktivitas vulkanik Gunung Merapi yang berada di perbatasan Sleman (DIY) serta Magelang, Boyolali, dan Klaten (Jawa Tengah) masih tinggi. Berdasarkan laporan resmi Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) periode pengamatan 30 November 2025 pukul 00:00–24:00 WIB, Merapi tercatat berada pada Level III (Siaga).


Advertisement

Kondisi Meteorologi:

- Cuaca: cerah hingga mendung  

- Angin: tenang, bertiup ke arah barat dan timur  

Advertisement

- Suhu udara: 16,8–24,5 °C  

- Kelembaban: 78,2–99 %  

- Tekanan udara: 873,1–918,3 mmHg  

Advertisement

Visual Gunung:

Gunung terlihat jelas dengan kabut tipis hingga sedang. Asap kawah bertekanan lemah berwarna putih, intensitas tebal, dan mencapai tinggi sekitar 50 meter di atas puncak.

Data Kegempaan:

- Awan Panas Guguran: 1 kali (amplitudo 15 mm, durasi 133,71 detik)  

- Guguran: 95 kali (amplitudo 2–43 mm, durasi 57,28–197,85 detik)  

- Hybrid/Fase Banyak: 63 kali (amplitudo 2–30 mm, durasi 7,45–55,91 detik)  

- Tektonik Jauh: 2 kali (amplitudo 8–9 mm, durasi 76,9–109,25 detik)  

Selain itu, teramati 6 kali guguran lava ke arah barat daya (Kali Bebeng dan Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 1.800 meter.

Rekomendasi BPPTKG:

1. Potensi bahaya berupa guguran lava dan awan panas di sektor selatan–barat daya (Sungai Boyong maksimal 5 km; Sungai Bedog, Krasak, Bebeng maksimal 7 km).  

2. Sektor tenggara meliputi Sungai Woro maksimal 3 km dan Sungai Gendol maksimal 5 km.  

3. Lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.  

4. Masyarakat diminta tidak beraktivitas di daerah potensi bahaya.  

5. Waspada lahar dan awan panas guguran terutama saat hujan.  

6. Antisipasi gangguan abu vulkanik dari erupsi Merapi.  

7. Tingkat aktivitas akan segera ditinjau kembali jika terjadi perubahan signifikan.  

Laporan ini disusun oleh KESDM, Badan Geologi, PVMBG, dan BPPTKG. Informasi resmi dapat diakses melalui MAGMA Indonesia dan kanal Media Sosial PVMBG. (iwa) 

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Aktivitas Gunung Merapi Level III Siaga: Guguran Lava Meluncur 1.200 Meter ke Arah Kali Sat

Aktivitas Gunung Merapi Level III Siaga: Guguran Lava Meluncur 1.200 Meter ke Arah Kali Sat

Gunung Merapi masih berstatus Level III Siaga. Teramati guguran lava pijar meluncur 1,2 km ke Kali Sat serta puluhan gempa hybrid. BPPTKG ingatkan potensi awan panas dan lahar hujan.

Gunung Merapi Luncurkan Lava 1,2 Km ke Kali Sat, Status Bertahan di Level III Siaga

Gunung Merapi Luncurkan Lava 1,2 Km ke Kali Sat, Status Bertahan di Level III Siaga

Gunung Merapi kembali meluncurkan guguran lava sejauh 1.200 meter ke Kali Sat pada Jumat (6/11/2026). BPPTKG mencatat aktivitas gempa dan mengimbau masyarakat tetap waspada di kawasan potensi bahaya.

Gunung Merapi Masih Siaga, BPPTKG Catat 8 Kali Guguran Lava Dini Hari

Gunung Merapi Masih Siaga, BPPTKG Catat 8 Kali Guguran Lava Dini Hari

Gunung Merapi masih berstatus Level III Siaga. BPPTKG catat 8 kali guguran lava dan 10 kali gempa hybrid dalam enam jam pengamatan dini hari ini.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer