Gunung Merapi Luncurkan Lava 1,2 Km ke Kali Sat, Status Bertahan di Level III Siaga

SLEMAN - Aktivitas vulkanik Gunung Merapi yang membentang di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah kembali menunjukkan peningkatan pergerakan aktif pada Jumat (6/11/2026) pagi.
Berdasarkan hasil pemantauan berkala dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), gunung api aktif tersebut terpantau kembali memuntahkan material lava pijar segar dari puncaknya.
Peristiwa guguran lava pijar tersebut teramati secara visual meluncur sangat deras sejauh 1.200 meter atau 1,2 kilometer mengarah langsung ke sektor barat daya puncak gunung.
Luncuran material vulkanik Gunung Merapi tersebut tercatat mengalir menyusuri alur sungai Kali Sat serta Kali Putih yang berada di wilayah perbatasan Kabupaten Magelang.
Laporan resmi dari Pos Pengamatan Gunungapi Merapi mengonfirmasi bahwa periode pemantauan intensif ini berlangsung sejak pukul 00.00 hingga 06.00 WIB pada Jumat pagi.
Selama kurun waktu enam jam pengamatan awal hari ini, kondisi cuaca di seputar puncak Merapi terpantau bervariasi mulai dari cerah hingga diselimuti awan mendung.
Tiupan angin di area puncak terdeteksi bergerak relatif tenang menuju arah timur, disertai suhu udara yang sejuk berkisar antara 16,7 hingga 20 derajat Celsius.
Tingkat kelembaban udara di sekeliling kawasan puncak tergolong sangat tinggi mencapai 99 hingga 100 persen, dengan tekanan udara berkisar 874,5 sampai 918 mmHg.
Secara pengamatan visual, pemandangan tubuh gunung api sempat terlihat sangat jelas sebelum akhirnya tertutup kabut tipis berkategori 0 hingga I seiring berjalannya waktu pagi.
Hembusan asap kawah bertekanan lemah juga teramati membumbung tinggi berwarna putih bersih dengan intensitas sedang hingga tebal setinggi 325 meter tepat di atas kawah.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




