IKAPI DIY Dorong Yogyakarta Dapat Predikat Kota Buku Dunia UNESCO 2028

RADAR JOGJA - Yogyakarta menargetkan predikat World Book Capital atau Kota Buku Dunia UNESCO 2028.
Persiapan mulai dilakukan melalui pemetaan potensi dan penguatan ekosistem perbukuan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) DIY menjadi salah satu pihak yang mendorong pencalonan Yogyakarta sebagai Kota Buku Dunia.
Gagasan tersebut dibahas dalam seminar literasi di Pesta Buku Jogja untuk mengidentifikasi potensi, tantangan, serta langkah strategis menuju pengajuan resmi kepada UNESCO.
Baca Juga: Gercep Pulihkan Malioboro Pascakericuhan Demo Sumpah Pemuda, Ratusan ASN dan PPPK Kerja Bakti
Melalui kegiatan itu, IKAPI DIY berharap dapat memperluas dukungan publik, membangun kolaborasi lintas sektor, dan merumuskan rekomendasi untuk memperkuat budaya membaca.
Keberadaan ratusan penerbit menjadi salah satu modal Yogyakarta dalam mengembangkan ekosistem perbukuan.
Selain penerbit, kota ini memiliki penulis, toko buku, perpustakaan, komunitas literasi, dan perguruan tinggi yang turut mendukung produksi serta penyebaran pengetahuan.
Perwakilan IKAPI DIY, Wawan, mengaitkan gagasan tersebut dengan status Yogyakarta yang memiliki warisan dunia UNESCO.
Sumbu Filosofis Yogyakarta resmi masuk dalam Daftar Warisan Dunia UNESCO pada 18 September 2023, dalam sidang Komite Warisan Dunia ke-45 di Riyadh, Arab Saudi.
Menurut Wawan, pelestarian warisan dunia tidak cukup dilakukan dengan menjaga bangunan atau penanda fisik.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




