RADAR JOGJA – PSIM Jogja resmi mendatangkan pemain asal Korea Selatan, Kim Bong-Jin. Pemain tersebut bukan untuk mengganti gelandang Andreas Esswein. Namun, Oppa Kim akan diposisikan untuk memperkuat lini belakang tim.
"Karena memang gelandang kami semua penampilannya bagus. Lebih baik mencari pemain belakang," kata Manajer tim PSIM Jogja Dyaradzi Aufa Taruna Rabu (1/11).
Pria yang akrab disapa Razzi itu mengatakan, pemutusan kontrak terhadap Esswein juga Alexandar Rakic keputusan dari sang pelatih. Terlebih menurut tim dan jajaran manajemen, para pemain asing tersebut kurang maksimal memperkuat tim.
"Pemain asing kan memang harus spesial, mereka belum memenuhi itu dengan kesempatan yang sudah diberikan," tuturnya.
Sementara itu, Pelatih PSIM Jogja Kas Hartadi sudah memiliki gambaran pemain asing barunya. Selama dua hari ikut latihan bersama Laskar Mataram. Kim Bong-Jin memiliki performa yang bagus."Dia juga saya lihat pemain yang sangat berpengalaman," tuturnya.
Saat ditanya posisi stoper atau gelandang bertahan bagi Kim? Kas Hartadi belum bisa memutuskannya. "Mungkin dua posisi. Tapi saya baru mencoba untuk satu posisi di stoper," katanya.
Kim Bong-Jin sendiri mengaku merasa bersemangat bergabung dengan tim Laskar Mataram. "Saya akan berusaha yang terbaik. Tapi bagian terpentingnya, saya tetap akan mengikuti arahan dari pelatih," ucapnya.
Tak hanya itu saja, dengan bergabungnya bersama PSIM Jogja Kim juga berharap agar tim Laskar Mataram bisa menjadi lebih baik sampai akhir musim."Saya juga sudah melihat posisi PSIM Jogja di liga sekarang. Perolehan poin PSIM Jogja sama persis dengan peringkat pertama," tandasnya.
Kim adalah rekrutan kedua PSIM Jogja untuk menghadapi paro kedua Pegadaian Liga 2 2023/2024. Setelah sebelumnya mendatangkan Arya Gerryan. Pemain dari negeri gingseng tersebut sebelum mendarat di Indonesia telah membela berbagai klub di beberapa negara. Sehabis membela klub kampusnya, Dong-Eui University, Kim menjadi pemain Gangwon FC yang kini berlaga di K League 1. Setelah itu dia bergabung dengan Incheon United, Gyeongnam FC, Gwangju FC (Korea Selatan), Kitchee (Hong Kong), HAGL FC (Vietnam), PJ City FC (Malaysia), dan terakhir Nakhonsi United (Thailand).
Bersama Kitchee di Hong Kong, Kim telah memenangkan beberapa piala. Total ada tujuh piala telah ia raih, Terdiri dua kali Hong Kong Champion, dua kali Hong Kong Senior Challenge Shield, dua kali Hong Kong Cup, dan sekali Hong Kong Sapling Cup. Selain itu bersama Kitchee juga, Kim pernah bermain di babak kualifikasi AFC. (ayu/pra)
Editor : Heru Pratomo