Hal tersebut diakui oleh salah satu stafnya Teguh Wicaksono, ia mengatakan bahwa sejauh ini trafik kunjungan terhitung cukup tinggi dan stabil, baik saat weekday ataupun weekend.
"Kunjungannya stabil alhamdulilah, dominan pengunjung dari segmen keluarga," katanya, Sabtu (27/1).
Teguh mengungkapkan, secara umum demografi pengunjung memang didominasi oleh kalangan keluarga, selain itu juga banyak group, pasangan, hingga rombongan pariwisata.
"Kalau di momen libur itu juga banyak reservasi dari rombongan luar kota," sambungnya.
Ia menuturkan, secara konsep Bebek Goreng H. Slamet cabang Godean tersebut memang aksesibel untuk mengakomodasi kunjungan group dengan fasilitas ruangan indoor dan juga outdoor.
"Untuk indoor ini kapasitas sekitar 80 orang, banyak yang reservasi untuk meeting, bahkan acara ulang tahun," lontarnya.
Dalam prosesnya, Teguh memaparkan bahwa di hari-hari normal satu hari Bebek Goreng H. Slamet tercatat melayani 120 nota pembelian di weekday dan mencapai 180 nota saat weekend.
"Kalau kami hitungan ordernya berdasarkan nota setiap harinya," terangnya.
Lebih lanjut, Teguh menyebut bahwa sejauh ini pada saat jam makan siang dan makan malam masih memiliki trafik kunjungan yang tinggi, sementara saat weekend hampir di semua jam kunjungan tinggi dan merata.
Salah seorang pengunjung Anisa Ulfia menyampaikan, bahwa Bebek Goreng H. Slamet termasuk salah satu makanan favoritnya dan keluarga, ia mengaku cukup sering mengunjungi beberapa cabang secara bergantian.
"Kebetulan memang keluarga suka, dan ya cukup sering juga makan, tapi di cabang yang beda-beda," ungkapnya.
Selain itu, ia mengaku juga beberapa kali mengajak beberapa temannya yang datang dari luar kota untuk turut mencoba Bebek Goreng H. Slamet.
"Beberapa kali juga beli sama temen, dan kebanyakan mereka juga suka rasanya," tandasnya
Editor : Bahana.