Aksi tersebut digelar dengan membentangkan spanduk bertuliskan kecaman terhadap Israel atas serangannya ke Palestina.
Seluruh peserta aksi mengutuk keras tindakan biadab Israel yang menewaskan para perempuan maupun anak-ana tak berdosa melakukan serangkaian bombardir ke Palestina.
Waljito selaku koordinator aksi mengatakan dalam aksi tersebut massa aksi mengutuk atas penyerangan Israel terhadap Palestina. Selain itu, pihaknya mengambil sikap untuk segera menghentikan kekerasan dan agresi militer ke Palestina.
“Kami meminta agar tentara Israel dapat di tarik mundur dari masjid Al-Aqsha, jelasnya saat memberikan orasi di depan massa aksi,”katanya Kamis (20/5).
Waljito menambahkan, gerakan ini murni berangkat dari kesadaran sosial dan kemnusiaan. Tidak ada embel-embel yang lain.
“Aksi ini sebagai wujud empati kepada saudara-saudara kita di Palestina. Kami sangat mengutuk agresi Israel. Kami mendorong Dewan PBB dan Pemerintah Indonesia untuk ikut begerak menyelesaikan masalah ini,” jelasnya.
Sedangkan Mbah Joyo menghimbau kepada simpaisan agar tetap solid bergerak di lini sosial. “Kita terus bergerak untu kemaslahtan sesama,” katanya.(sky) Editor : Editor News