Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

15 Guru dari Lima Sekolah di DIY Dapat Bantuan dari Lazismu RS PKU Muhammadiyah

Rizky Wahyu Arya Hutama • Sabtu, 7 Maret 2026 | 19:00 WIB

JOGJA - Sebanyak 15 guru dari lima sekolah yang ada di DIY mendapatkan bantuan rutin bulanan selama satu tahun penuh dari Lazismu RS PKU Muhammadiyah Jogja, Gamping, dan Sleman. Program ini bersumber dari dana zakat profesi para dokter dan tenaga kesehatan (nakes) di lingkungan RS PKU Muhammadiyah.

Pengurus Lazismu RS PKU Muhammadiyah Akbar menjelaskan program ini merupakan bentuk empati nyata dari para praktisi kesehatan terhadap dunia pendidikan. Sebab, berdasarkan data yang dihimpun, rata-rata guru penerima manfaat tersebut selama ini hanya mengantongi pendapatan sekitar Rp 200 ribu per bulan.

Baca Juga: Ringankan Beban Mahasiswa Rantau, UMY Lepas 335 Mahasiswa Pulang Kampung ke Jawa hingga Sumatera 

"Zakat profesi dokter PKU kami arahkan untuk memperkuat kesejahteraan guru. Harapannya, mereka bisa lebih fokus dan profesional dalam mendidik tanpa terbebani masalah finansial yang menghimpit," katanya Sabtu (7/3).

Menurut Akbar, penyaluran dana yang dilakukan dalam program ini ada dua fase. Yang pertama ada di periode Syawal 1446 H hingga Rabi’ul Awal 1447 H, dana sebesar Rp 18 juta telah tersalurkan. Sementara untuk periode Rabi’ul Akhir hingga Ramadan 1447 H, Lazismu kembali menasyarufkan dana sebesar Rp 22,5 juta.

Baca Juga: Alasan Richard Lee Ditahan di Polda Metro Jaya, Buntut Perseteruan dengan Doktif

"Langkah ini diambil karena biaya hidup dan kebutuhan pendidikan terus meningkat, sehingga bantuan rutin dianggap lebih efektif ketimbang bantuan sekali putus," ucap Akbar.

Sementara, Ketua Lazismu DIY Jefri Fahana menegaskan bahwa program yang bertajuk Peduli Guru ini bukan sekadar bagi-bagi uang tunai. Sebab, di dalamnya terdapat unsur pemberdayaan dan pembinaan psiko-spiritual.

"Ini adalah gerakan pemberdayaan. Kami ingin integrasi bantuan finansial dan pembinaan mental menjadi kekuatan utama untuk meningkatkan kualitas pendidikan di DIY," lontarnya. (ayu)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Guru #LazisMu #tenaga kesehatan #RS PKU Muhammadiyah #DIY #Nakes