Dalam kesempatan ini, suporter dari SMAN 7 Yogyakarta ingin memadukan antara urban legend yang ada di sekolahnya yaitu Suster Yani dan juga maskot Banteng.
Leader Bravo Mania Raden Muhammad Kharisma Adigama Syambhakumala menjelaskan interpretasi di balik kedua karakter di dalam tema koreografinya itu.
Menurutnya, kombinasi gambar antara Suster Yani dan maskot Banteng itu ditampilkan agar timnya bisa memiliki semangat yang padu dengan para suporter.
"Banteng di sini diibaratkan seperti suporter Bravo Mania. Sedangkan Suster Yani ini menggambarkan para atlet yang sedang bertanding di lapangan," lontarnya.
Kharisma juga menegaskan, melalui koreografi itu para Bravo Mania juga ingin tim SMAN 7 Yogyakarta bisa meraih kemenangan di ajang Honda DBL with Kopi Good Day 2025 DI Yogyakarta.
"Semoga tim kami bisa terus melaju dan meraih kemenangan di ajang DBL musim ini," ujarnya. (ayu/laz)
Editor : Herpri Kartun