SLEMAN - Sempat viral karena ditanami pohon pisang, Jalan Tempel-Klangon yang rusak ditambal Senin (12/1). Perbaikan langsung dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman dan PT Adhi Karya.
Bupati Sleman Harda Kiswaya menjelaskan, telah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi untuk melakukan perbaikan sementara ini. Lewat proses tambal sulam ini, diharapkan bisa jadi solusi tercepat untuk memastikan keselamatan masyarakat.
Sedangkan untuk solusi jangka panjang, akan dijalankan oleh pemerintah provinsi. Direncanakan pada tahun ini sudah dilelang untuk proyek pemeliharaannya. Lalu untuk peningkatan jalan menyeluruh harapannya bisa dilakukan pada 2027. "Meski ini kewenangan provinsi, tapi saya sebagai bupati ikut bertanggung jawab," katanya saat peninjauan Senin (12/1).
Dia menilai, jalan memang menjadi infrastruktur utama. Hal ini mengingat warga Bumi Sembada yang sudah memiliki kemampuan untuk usaha. Tinggal ditunjang dengan jalan yang halus demi pertumbuhan ekonomi.
Hanya saja untuk mengembalikan ke kondisi awal belum bisa karena proyek masih terus berjalan. "Ini karena memang jalan terdampak tol meski tentu ada konstribusi dari pihak yang lainnya," katanya di lokasi perbaikan. (del/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita