Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Lelang Jabatan Tinggi Pratama, Pansel Akan Ajukan Tiga Orang dengan Nilai Tertinggi ke Bupati Sleman

Delima Purnamasari • Sabtu, 27 September 2025 | 04:45 WIB

 

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Sleman Wildan Solichin
Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Sleman Wildan Solichin

SLEMAN - Pemerintah Kabupaten Sleman kembali melakukan proses lelang untuk jabatan tinggi pratama. Ada empat lowongan terbuka. Mulai dari kepala badan perencanaan dan pembangunan daerah (Bappeda), direktur RSUD Sleman, kepala dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu (DPMPTSP), dan kepala dinas perhubungan.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Sleman Wildan Solichin menjelaskan, mereka yang lolos seleksi administrasi sudah menjalani berbagai tahapan. Mulai dari uji kompetensi, penulisan makalah, serta presentasi dan wawancara.

"Masing-masing jabatan akan dipilih tiga orang dengan nilai tertinggi untuk diusulkan dan dipilih oleh bupati," ungkapnya.

Untuk lowongan Bappeda sendiri, ada 10 orang yang lolos seleksi administrasi. Lalu direktur RSUD Sleman 4 orang. DPMPTSP 5 orang, dan dinas perhubungan 10 orang. Perlu diketahui, setiap pendaftar bisa memilih dua lowongan.

 Baca Juga: Skor Indeks Demokrasi DIY Masuk Lima Terbaik se-Indonesia, Ini Dia Aspek Penilaiannya..

Menurut Wildan, tabulasi nilai ini dilakukan oleh panitia seleksi (pansel). Terdiri dari akademisi, psikolog, praktisi, hingga bagian dari birokrasi sendiri.

"Sesuai regulasi itu, bupati yang punya kewenangan untuk memilih satu orang dari tiga calon," tambahnya.

Sementara itu, Bupati Sleman Harda Kiswaya memastikan, akan memperoleh orang-orang yang kompeten. Lantaran pansel yang berasal dari elemen profesional. Seperti Rektor UNY Sumaryanto dan Rektor UII Fathul Wahid.

"Sebelum tes sudah saya ingatkan jangan berpikir aneh-aneh. Daftar dua, perkuat yang mana. Harus serius karena yang nguji orang sembilan," pesannya.

Menurutnya, pemilihan jabatan dengan proses lelang terbuka lebih mudah pertanggungjawabannya. Lantaran tidak ada tuduhan bagi-bagi jabatan. (del/eno)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#lelang jabatan #panitia seleksi #Pemerintah Kabupaten Sleman #pansel #Bupati Sleman Harda Kiswaya #jabatan tinggi pratama #lelang