SLEMAN - Pembentukan kalurahan berkarakter pancasila di Kabupaten Sleman terus diperluas. Ini penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat secara lebih dalam terhadap implementasi nilai-nilai pancasila.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sleman Indra Darmawan menjelaskan, dari 86 baru ada 29 kalurahan berkarakter pancasila. Salah satu kendalanya adalah anggaran.
"Tapi kami harap ada kemauan dan kemandirian dari kalurahan. Biasanya kalau mandiri geliatnya lebih cepat," katanya.
Indra menyebut ini penting. Utamanya bagi wilayah yang berisiko tinggi. Misalnya, banyak tempat minuman keras, terjadi kasus narkoba, hingga memiliki keberagaman tinggi.
Dengan adanya kalurahan berkarakter pancasila, diharapkan pemerintah setempat bisa menghadirkan pancasila saat membuat peraturan. Begitu juga dalam perencanaan belanja.
"Jadi kami minta kalurahan menghadirkan pancasila mulai dari proses birokrasi sampai kehidupan masyarakat," tambahnya.
Baca Juga: Info Pemadaman Listrik Wilayah Yogayakarta Rabu 14 Mei 2025, Berikut Lokasinya
Dengan meluaskan program ini, Indra berharap masyarakat bisa menerapkan nilai-nilai yang dikandung dalam pancasila.
Termasuk mengaktualisasikannya dengan kondisi perubahan zaman.
"Setelah P4 tidak ada memang relatif kosong untuk pembicaraan terkait pancasila ini. Ini berpengaruh terhadap degradasi pemahaman pancasila," tandasnya. (del/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita