Tapi mengintegrasikan potensi pertanian dengan sektor lain. Misalnya perikanan, pariwisata, hingga budaya.
Seperti konsep pertanian yang diterapkan warga Samberembe, Candibinangun, Pakem.
Berkesempatan hadir meninjau lokasi tersebut, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa SE sangat apresiatif.
Di situ ada kolaborasi sistem mina padi. Yakni sawah yang dipadukan dengan kolam ikan.
Bahkan konsep tersebut kini menjadi destinasi wisata baru yang cukup menarik wisatawan.
Danang mengatakan, sejak diresmikan lima tahun lalu Samberembe kini berkembang menjadi destinasi wisata berkonsep pertanian dan perikanan yang dilengkapi wahana kuliner.
Bahkan keberadaan produk usaha mikro kecil menengah (UMKM) di area itu makin menambah daya tarik Samberembe.
“Kami berharap Samberembe bisa menjadi pemantik wisatawan lokal maupun nasional. Sekaligus menjadi percontohan konsep perpaduan wisata, kuliner, dan pertanian di Kabupaten Sleman,” ujarnya kepada Radar Jogja, Minggu (28/7/2024).
Menurut Danang, magnet Samberembe akan semakin kuat lagi jika didukung kegiatan seni budaya. Semua unsur itu tidak boleh lepas.
Bahkan harus saling menguatkan satu dan lainnya. Sehingga bukan hanya perekonomian warga setempat yang akan terangkat.
Kerukunan warga pun akan semakin kuat.
“Ajang seni budaya selalu menjadi nilai plus di destinasi wisata. Apalagi jika di lokasi itu menjadi titik kumpul produk UMKM. Itu akan menarik minat banyak wisatawan sehingga roda perekonomian turut bergerak dinamis,” tutur Danang.
Danang berharap, pengelolaan mina padi secara baik bisa meningkatkan produktivitas pertanian dan perikanan di Kabupaten Sleman.(cr1)
Editor : Bahana.