RADAR JOGJA – Operasional bus sekolah gratis untuk pelajar di Bantul rute Palbapang-Sedayu memasuki pekan kedua. Jumlah peminatnya semakin meningkat.
Dibuktikan dengan adanya siswa yang harus berdiri saat pulang-pergi. Sedangkan armada milik Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul memiliki 25 kursi.
Meski demikian, dishub mengklaim kondisi itu masih dalam batas wajar dan tidak membahayakan siswa.
“Operator kami selalu mengawasi aspek keamanan dan mendampingi pergerakan naik dan turunnya penumpang bus sekolah,” sebut Kepala Bidang Angkutan Dishub Bantul Toto Pamudji Rahardjo Kamis (29/8).
Menurutnya, animo siswa meningkat seiring intensifnya sosialisasi ke jajaran kepala sekolah dan masyarakat. Hanya saja, dia belum bisa memastikan jumlah bus bisa ditambah.
Toto menyebut, penambahan armada bus disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah. Saat ini, dinasnya sudah mengajukan bantuan armada bus ke Kementerian Perhubungan.
Tetapi belum menemui titik terang. “Nanti kami sampaikan aspirasi masyarakat termasuk usulan kebutuhan angkutan anak sekolah kepada Pemda Bantul,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 1 Pajangan Rifai menambahkan, sekarang siswanya sudah banyak yang mengakses bus sekolah gratis. “Siswa kami datang dan pulang sudah terlayani,” ungkapnya.
Saat pengantaran ke sekolah pun siswa tidak ada yang terlambat masuk. Sedangkan jam masuk sekolah mulai pukul 07.00. Diperkirakannya, siswa yang mengakses bus sekolah ini sudah mencapai 30-40 orang. (rul/eno)