Eks Chelsea Edouard Mendy Pensiun dari Timnas Senegal, Tutup Karier dengan Segudang Prestasi

Bahana. • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 13:20 WIB
Eks Chelsea Edouard Mendy Pensiun dari Timnas Senegal
Eks Chelsea Edouard Mendy Pensiun dari Timnas Senegal

DAKAR – Penjaga gawang Timnas Senegal, Edouard Mendy, memutuskan mengakhiri kiprahnya di level internasional pada usia 34 tahun.

Keputusan tersebut sekaligus menutup perjalanan panjang Mendy bersama Lions of Teranga. Ia meninggalkan tim nasional sebagai salah satu kiper paling berprestasi dalam sejarah sepak bola Senegal.

Mendy menjadi bagian penting dari periode emas sepak bola Senegal. Salah satu pencapaian terbesarnya terjadi ketika ia membantu Senegal meraih trofi Piala Afrika 2021 di Kamerun. Gelar tersebut menjadi sejarah karena merupakan trofi AFCON pertama bagi Senegal.

Ucapkan Terima Kasih kepada Senegal

Mendy mengumumkan keputusan pensiun dari timnas melalui sebuah video yang diunggah di akun Instagram pribadinya pada Sabtu.

Video tersebut berisi sejumlah cuplikan perjalanan Mendy bersama Senegal. Ia menyertakan pesan singkat sebagai bentuk perpisahan kepada negaranya, yakni ucapan terima kasih kepada Senegal.

Baca Juga: Mencekam! Macan Tutul Kabur dari Kandang di Nepal, Warga Panik dan Petugas Berusaha Mengamankan

Mendy sejatinya memiliki kesempatan membela tiga negara. Ia memenuhi syarat memperkuat Guinea-Bissau dan Senegal melalui garis keturunan, sementara Prancis menjadi opsi karena tempat kelahirannya.

Pada awal karier internasionalnya, Mendy sempat memilih Guinea-Bissau sebagai bentuk penghormatan kepada sang ayah. Namun, ia kemudian mengubah keputusan dan memilih memperkuat Senegal.

Pilihan tersebut terbukti tepat. Mendy dipercaya sebagai kiper utama Senegal pada Piala Afrika 2019 dan membantu timnya melaju hingga partai final. Sayangnya, Senegal harus puas menjadi runner-up setelah kalah 0-1 dari Aljazair.

Dua tahun berselang, Mendy kembali menjadi bagian penting Senegal ketika akhirnya mengangkat trofi Piala Afrika 2021. Ia bahkan dinobatkan sebagai kiper terbaik turnamen dan mencatatkan clean sheet pada pertandingan final.

Mendy kembali membawa Senegal ke final Piala Afrika 2025. Selain itu, ia juga tampil di Piala Dunia 2022 dan 2026.

59 Penampilan untuk Senegal

Mendy menjalani debut bersama Timnas Senegal pada 2018 di bawah arahan pelatih Aliou Cissé. Selama memperkuat negaranya, ia mencatatkan 59 penampilan.

Dari jumlah tersebut, Mendy kebobolan 34 gol dan berhasil mencatatkan 31 clean sheet, sebuah catatan yang menunjukkan konsistensinya di bawah mistar.

Pada Piala Afrika 2019 di Mesir, Mendy tampil sebagai starter dalam dua pertandingan pertama fase grup. Ia membantu Senegal menang 2-0 atas Tanzania sebelum kemudian kalah 0-1 dari Aljazair.

Namun, perjalanan Mendy di turnamen tersebut berakhir lebih cepat. Ia mengalami cedera saat pemanasan menjelang pertandingan terakhir fase grup melawan Kenya. Cedera patah jari membuatnya harus meninggalkan skuad.

Baca Juga: Liverpool vs Tottenham: Duel di Anfield, The Reds Diunggulkan Menang Pada Laga EFL Cup

Tanpa Mendy, Senegal tetap melaju hingga final. Namun, mereka kembali harus mengakui keunggulan Aljazair setelah kalah 0-1.

Pada Piala Dunia 2022, Mendy menjadi pilihan utama Senegal. Ia tampil dalam seluruh pertandingan yang dimainkan Senegal hingga babak 16 besar. Perjalanan mereka berakhir setelah dikalahkan Inggris.

Mendy juga masuk dalam skuad 26 pemain Senegal untuk Piala Dunia 2026 yang dipilih pelatih Pape Thiaw.

Pada pertandingan kedua Senegal melawan Norwegia pada 22 Juni, Mendy harus ditarik keluar pada babak kedua setelah mengalami cedera lutut. Cedera tersebut membuatnya tidak kembali tampil hingga Senegal menyelesaikan kiprahnya di turnamen.

Bersinar Bersama Chelsea

Sebelum melanjutkan karier ke Arab Saudi, Mendy lebih dulu mencatatkan prestasi besar bersama Chelsea.

Didatangkan ke Stamford Bridge, Mendy langsung memberikan dampak besar pada musim debutnya. Ia berhasil merebut posisi utama dan membantu Chelsea meraih gelar Liga Champions 2021.

Dalam musim pertamanya di Premier League, Mendy mencatatkan 16 clean sheet. Ia juga mencetak sejarah sebagai penjaga gawang asal Afrika pertama yang tampil untuk tim senior Chelsea.

Penampilannya di Liga Champions juga sangat impresif. Mendy membukukan sembilan clean sheet, menyamai rekor jumlah clean sheet terbanyak seorang kiper dalam satu musim kompetisi tersebut.

Baca Juga: Mengenal Wadai Putri Selat, Jajanan Pasar Khas Kalimantan Selatan

Pada final Liga Champions 2021, Mendy kembali tampil gemilang dengan menjaga gawang Chelsea tetap tanpa kebobolan. The Blues akhirnya mengalahkan Manchester City dan meraih trofi Liga Champions kedua sepanjang sejarah klub.

Prestasi individu Mendy semakin lengkap setelah ia dinobatkan sebagai UEFA Goalkeeper of the Year dan The Best FIFA Goalkeeper 2021.

Ia menjadi penjaga gawang Afrika pertama dalam sejarah yang berhasil memenangkan kedua penghargaan tersebut pada tahun yang sama.

Setelah meninggalkan Chelsea, Mendy melanjutkan kariernya di Arab Saudi bersama Al-Ahli. Kini, setelah bertahun-tahun menjadi bagian penting Senegal, ia memilih menutup perjalanan internasionalnya pada usia 34 tahun.

Editor : Bahana.
Edouard Mendy Timnas Senegal piala afrika liga champions chelsea