Huistra Ungkap PSS Sleman Kian Sempurna Jelang Super League 2026/2027

Satria Putra Sejati • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 13:41 WIB
Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra. (Rizky Wahyu/Radar Jogja)
Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra. (Rizky Wahyu/Radar Jogja)

RADAR JOGJA - PSS Sleman memasuki pekan terakhir pramusim dengan fokus mematangkan kesiapan tim sebelum membuka kompetisi Super League 2026/2027.

Pelatih Pieter Huistra menyebut kondisi fisik, teknik, dan taktikal skuad Super Elja terus mengalami peningkatan, dan hampir mencapai 100 persen.

PSS Sleman dijadwalkan menjalani laga perdana Super League 2026/2027 dengan bertandang ke markas Bali United FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (4/9/2026).

Dengan waktu sekitar 10 hari menuju pertandingan pembuka, Huistra memastikan setiap sesi latihan akan dimanfaatkan secara maksimal.

Baca Juga: Penerima Bansos di Kota Magelang Turun Separo, Warga Diminta Ajukan Sanggahan jika Data Tak Sesuai

Pelatih asal Belanda itu masih melihat adanya ruang untuk meningkatkan kualitas tim, meski perkembangan yang ditunjukkan para pemain sejauh ini cukup positif.

“Saat ini masih ada waktu 10 hari menuju kick off kompetisi dan kebugaran fisik para pemain terus meningkat setiap harinya,” tutur Huistra dikutip dari laman resmi klub.

Menurut Huistra, persiapan PSS tidak berhenti hanya pada pertandingan pertama. Setelah menghadapi Bali United, tim masih memiliki waktu untuk terus berkembang sepanjang kompetisi.

Karena itu, ia tidak ingin membebani pemain dengan tuntutan harus mencapai kondisi sempurna sebelum laga perdana. Proses peningkatan kualitas akan terus berlangsung seiring kompetisi berjalan.

Baca Juga: Desil Berubah, Akses KIP hingga SR Terancam, DPRD DIY Minta Verval Diperketat

Juru taktik asal Belanda tersebut mengakui kondisi skuadnya saat ini sudah semakin dekat dengan level yang diinginkan. Namun, ia menegaskan PSS belum sepenuhnya mencapai kondisi 100 persen.

Masih ada waktu 10 hari yang dapat digunakan untuk memperbaiki sejumlah aspek sebelum pertandingan resmi dimulai.

“Untuk saat ini, kami masih belum mencapai angka tersebut. Namun, kami masih memiliki waktu 10 hari untuk meningkatkannya,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan Huistra tidak ingin terburu-buru mengklaim timnya sudah sepenuhnya siap. Baginya, persiapan merupakan proses yang terus berjalan, termasuk ketika kompetisi telah dimulai.

Baca Juga: Payung Sewaan Tutupi Pemandangan Baru Pantai Baron usai Gelombang Tinggi

Pelatih berusia 57 tahun itu juga optimistis kondisi fisik pemain akan semakin baik seiring bertambahnya intensitas latihan dan pertandingan.

“Seiring berjalannya waktu dan kompetisi bergulir, kami memastikan sudah siap dengan kondisi tersebut,” katanya.

Dengan kick-off kompetisi yang semakin dekat, Huistra memilih menjaga fokus pada proses. Ia tidak ingin tim merasa sudah cukup hanya karena perkembangan selama pramusim terlihat positif.

Sepuluh hari terakhir sebelum menghadapi Bali United akan menjadi kesempatan bagi PSS untuk meningkatkan kebugaran, memperkuat pemahaman taktik, serta memastikan para pemain semakin siap menjalankan instruksi.

Baca Juga: Realisasi Investasi Kabupaten Sleman Triwulan  II Tahun 2026 Tembus Rp 931,7 Miliar

“Secara umum kondisi kebugaran pemain serta aspek teknik dan taktikal sejauh ini berjalan bagus,” ujar Huistra.

Bagi PSS Sleman, persiapan menuju Super League bukan hanya tentang mencapai kondisi terbaik pada hari pertandingan. Tantangan sebenarnya adalah menjaga level tersebut sepanjang musim.

Dengan fondasi fisik, teknik, taktikal, dan set piece yang terus dipoles, Super Elja kini tinggal menuntaskan tahap akhir pramusim sebelum benar-benar memasuki persaingan kompetisi.

Laga melawan Bali United akan menjadi ujian pertama untuk melihat sejauh mana proses tersebut telah membentuk PSS Sleman.

Baca Juga: Penuhi Target 450 Ton Per Hari, Rumah Makan di Sleman Akan Ikut Pasok Sampah untuk PSEL    

Editor : Satria Putra Sejati
PSS Sleman Super League pieter huistra Super Elja bali united