Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Loyalitas Pendukung PSS Tak Perlu Diragukan! Menang Ditemani, Kalah Tetap Dicintai

S
Penulis: Septi Sri Hartanti❯
Supporter PSS Sleman tetap mendukung Super Elang Jawa saat main di mana pun dan dalam kondisi apapu.
Supporter PSS Sleman tetap mendukung Super Elang Jawa saat main di mana pun dan dalam kondisi apapu.

Advertisement

Komunitas supporter PSS Sleman Athoes tetap mendukung Super Elang Jawa saat main di mana pun dan dalam kondisi apapu.

Supporter PSS Sleman selalu mendukung Super Elang Jawa saat main di mana pun dan dalam kondisi apapun.

Advertisement

Loyalitas Sleman Fans mendukung PSS Sleman tak perlu diragukan lagi. Jarak bukan menjadi penghalang. Termasuk pekerjaan. Ada Sleman Fans yang mengundurkan diri dari pekerjaanya supaya bisa away mengawal PSS di Bali kemarin.

Peluit panjang kembali menjadi penanda kekecewaan bagi suporter PSS Sleman. Untuk ketiga kalinya pada awal musim, tim kebanggaan Sleman itu harus menerima hasil yang tidak sesuai harapan. Namun, di tengah rasa kecewa tersebut, dukungan dari salah satu komunitas suporter tidak serta-merta ikut berhenti.

Bagi mereka menang dan kalah merupakan bagian dari sepak bola. Kekalahan boleh membuat kesal, tetapi tidak cukup untuk menghapus kecintaan mereka kepada Super Elang Jawa.

Salah satu suporter asal Kabupaten Magelang, KH menjadi gambaran bagaimana dukungan itu tetap dijalankan. Ia rutin mengikuti PSS, baik ketika bermain di kandang maupun saat harus menjalani pertandingan tandang.

“Nek jenenge cinta ya mau menang apa kalah ya tetap didukung. Di mana pun bermain, InsyaAllah tetap bisa mendatangi,” ujarnya.

Kesetiaan itu tidak hanya terlihat dari suara dukungan di stadion. Ada biaya yang harus dikeluarkan dan waktu yang harus disisihkan untuk mengikuti perjalanan tim.

Saat PSS bertandang menghadapi Bali United, Ia bahkan rela mengeluarkan sekitar Rp1,05 juta untuk transportasi, tiket, dan hotel.

Jika ditambah kebutuhan lainnya, pengeluarannya mencapai sekitar Rp2 juta. Untuk bisa mengikuti pertandingan tandang, ia mengaku harus bekerja lebih keras mengumpulkan uang. 

Perjalanan mendukung PSS bahkan memiliki cerita lain di kalangan anggota komunitas.

Bahkan ia menceritakan seorang rekannya yang rela mengundurkan diri dari pekerjaan karena tidak mendapatkan izin libur untuk menyaksikan pertandingan tandang PSS.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Geruduk PSS Sleman saat Latihan, Slemania: Tulung Maine Diapike, Ora Mung Asal Main

Geruduk PSS Sleman saat Latihan, Slemania: Tulung Maine Diapike, Ora Mung Asal Main

Slemania saat geruduk latihan PSS Sleman Geruduk PSS Sleman saat Latihan, Slemania: Tulung Maine Diapike, Ora Mung Asal Main

Dari Lima Hati, Tiga Hati Sudah Hancur, BCS Beri Ultimatum untuk Pieter Huistra dan Manajemen PSS

Dari Lima Hati, Tiga Hati Sudah Hancur, BCS Beri Ultimatum untuk Pieter Huistra dan Manajemen PSS

BCS Berikan Ultimatum ke PSS BCS Berikan Ultimatum ke PSS BCS Berikan Ultimatum ke PSS BCS Berikan Ultimatum ke PSS BCS Berikan Ultimatum ke PSS

Tingkatkan Kreatifitas di Lini Tengah, Persis Solo Resmi Datangkan Eks PSS Sleman, Vico Duarte

Tingkatkan Kreatifitas di Lini Tengah, Persis Solo Resmi Datangkan Eks PSS Sleman, Vico Duarte

Persis Solo resmi mengumumkan mantan pemain PSS Sleman, Vico Duarte sebagai rekrutan anyar untuk bersaing di Pegadaian Championship 2026/27.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer