RADAR JOGJA – Pelatih Madura United, Rakhmad Basuki memberikan apresiasi kepada para pemain meskipun takluk dari PSIM Jogja pada pekan ke-33 BRI Super League 2025/26 di Stadion Sultan Agung, Bantul pada Minggu (18/5) malam.
Karena hasil minor tersebut, Laskar Sape Kerrab harus berjuang hingga laga terakhir untuk berjuang menghindari ancaman degradasi.
Madura United kini hanya unggul satu poin di zona aman dari Persis Solo yang berada di batas atas zona degradasi atau peringkat ke-16.
“Laga yang luar biasa. Intensitasnya sangat tinggi. Kami ucapkan selamat kepada PSIM yang dapat tiga poin,” kata Rakhmad.
“Saya berikan apresiasi sangat tinggi kepada pemain kami yang tidak berhenti berjuang sampai menit akhir,” imbuhnya.
Sementara itu, pemain Madura United, Ilhamsyah mengakui timnya hanya kalah dalam keberuntungan.
Baca Juga: Polisi Sebut Tragedi Berdarah di Kotabaru Didasari Perselisihan Antar Geng Pelajar
Menurutnya Laskar Sape Kerrab mampu menciptakan banyak peluang namun kurang beruntung menjadi gol di babak kedua.
“Pertandingan berjalan sangat menarik ya, saling menyerang, saling counter. Mungkin PSIM lebih beruntung daripada Madura United,” jelasnya.
Dalam pertandingan itu, PSIM membuka keunggulan pada menit ke-18 melalui Ezequiel Vidal dan gol akrobatik Muhammad Iqbal pada menit ke-34 menggandakan keunggulan tuan rumah.
Baca Juga: Pakar Ekonomi Prediksi Dolar AS Semakin Menguat Bisa Lampaui Rp 22.000 pada Pertengahan Tahun 2026
Madura United mampu memberikan perlawanan di babak kedua dan mencetak gol melalui Junior Brandao untuk memangkas selisih menjadi 2-1.
Namun, hingga laga usai tidak ada gol tambahan lagi tersisa dan kemenangan PSIM dipastikan.
Editor : Satria Putra Sejati