SLEMAN - PSS Sleman secara gamblang memastikan tidak akan lagi menambah amunisi pemain jelang bergulirnya kompetisi Championship musim 2025-2026.
Kepastian tersebut dilontarkan langsung oleh Manajer Teknis PSS Sleman Pieter Huistra yang menilai jika komposisi skuadnya saat ini sudah lebih dari cukup.
"Itu sudah cukup. Saya pikir kita memiliki terlalu banyak sekarang," katanya, Senin (1/9).
Bukan tanpa alasan Huistra mengatakan hal tersebut, mengingat PSS Sleman sendiri yang awalnya resmi me-launching 34 pemain kini menjadi 33 pemain.
Pemain muda Muhammad Bima Zawani telah dipinjamkan ke Pekanbaru FC selama musim 2025/2026 ini.
Meski skuad PSS Sleman terbilang gemuk, Huistra menilai jumlah tersebut cukup ideal untuk mengarungi liga.
"Tapi, tentu saja itu adalah campuran yang baik antara pengalaman pemain senior dan pemain muda," ujarnya.
Dengan skuad yang dianggap sudah final, maka untuk saat ini Huistra mengaku akan memilih untuk fokus mempersiapkan timnya.
Karena kompetisi Championship musim 2025/2026 akan segera dimulai.
"Sekarang, tugas utamanya bagi saya sebagai manajer teknik adalah untuk memastikan mereka (pemain) semua bekerja bersama, mereka semua cocok, dan mereka tahu bagaimana yang kami inginkan," ungkapnya.
Huistra berharap dalam waktu dekat pemain di tubuh tim Laskar Sembada ini bisa semakin kuat.
Mengingat PSS Sleman sendiri secara resmi telah tergabung di dalam Grup Timur yang memiliki julukan sebagai grup neraka karena dihuni oleh tim-tim yang kuat seperti Persipura Jayapura, Persela Lamongan serta dua tim yang juga terdegradasi pada musim ini yakni PSIS Semarang, dan Barito Putera FC.
"Kami akan menjadi tim yang bagus untuk besok," tegas pelatih asal Belanda itu.
Editor : Bahana.