RADAR JOGJA - Salah satu aksesoris yang belakangan cukup masif digunakan oleh banyak laki-laki adalah miki hat. Yakni sebuah peci yang didesain seperti topi namun tidak memiliki visor atau ujung depan.
Penjual miki hat Nugroho Ardis mengungkapkan, miki hat cocok dipakai semua kalangan. Baik dari usia anak-anak hingga orang dewasa. Hal itu karena ditunjang dengan ukuran topi yang bisa disesuaikan dengan lingkar kepala.
"Itu bisa diatur, walaupun sekarang banyak juga yang ukurannya khusus anak-anak," sebutnya kemarin (8/3).
Selain itu, alasan lain yang membuat miki hat banyak diminati adalah karena desainnya yang simpel dan kekinian. Disebutnya, miki hat cocok dan relevan digunakan sebagai penunjang aksesoris saat berpergian ke coffe shop, atau acara non-formal lainnya.
"Selain itu, juga cocok dipakai ke kajian, kebetulan saya cukup sering datang kajian dan saya lihat banyak yang pakai," ungkapnya.
Ditanya soal permintaan, Nugroho menyebut, grafik penjualan justru mengalami penurunan. Namun dia optimistis, menjelang Ramadan permintaannya akan kembali naik. Sebab hal ini pun sudah berlangsung selama dua tahun terakhir. Untuk itu, dia kini mulai mempersiapkan stok miki hat yang dia ambil dari wilayah Jawa Barat.
Perihal harga, Nugroho sendiri menjual miki hat mulai dari Rp 35 ribu hingga Rp 50 ribu. Menyesuaikan kualitas bahan dan juga ukurannya. "Saya lihat ada yang jual lebih murah dari itu, ada juga yang mahal di atas 100 ribu. Tapi kalau saya menyesuaikan harga dari supplier," tandasnya. (iza/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita