Sampai dengan 15 Maret 2024, tercatat 68 kasus suspek HFMD. Penyakit ini menyerang anak-anak, terutama di bawah usia 10 tahun, namun bisa juga menyerang remaja dan dewasa.
Penyakit ini merupakan salah satu penyakit yang dapat menular dengan cepat.
Penyakit ini bisa menular melalui berbagai hal yaitu, melalui kontak kulit, udara pernapasan, cairan, tinja penderita, dan makan ataupun minuman yang dikonsumsi secara bersamaan.
Penularan juga bisa terjadi melalui droplet dari hidung dan tenggorokan saat bersin, batuk, atau mengeluarkan air liur.
Gejala Flu Singapura umumnya ringan, seperti demam 1-2 hari, ruam pada kulit, dan lepuh kecil di telapak kaki, tangan, dan mulut.
Penderita juga bisa mengalami kurang nafsu makan, lesu, dan nyeri tenggorokan.
Penanganan HFMD sama seperti Covid-19, yaitu dengan menjaga jarak, menggunakan masker, dan mencuci tangan.
Penderita HFMD perlu diisolasi mandiri dan menerapkan PHBS. Hingga saat ini, belum ada obat khusus untuk HFMD.
Pengobatan hanya untuk meredakan gejala, seperti parasetamol untuk demam dan obat kumur untuk nyeri di mulut.
Jika Anda atau keluarga mengalami gejala Flu Singapura, segera periksakan diri ke puskesmas terdekat.
Baca Juga: Jalan Berlubang Kembali Bermunculan di Sleman, Salah Satunya di Jalan Damai
Baca Juga: 4 Ragam Gudeg Jogja yang Harus Kamu Cicipi Termasuk Gudeg Mercon yang Pedasnya Bikin Ketagihan!
Berikut beberapa tips untuk mencegah Flu Singapura:
1. Pastikan untuk selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir
2. Selalu menggunakan masker di tempat umum
3. Jika ada orang yang sedang sakit anda dapat menghindari kontak langsung dengan orang tersebut
5. Anda juga harus selalu menjaga kebersihan lingkungan
6. Konsumsi makanan yang memiliki gizi tinggi dan selalu istirahat yang cukup
Di wilayah Kotagede, tercatat 9 kasus suspek HFMD sejak Januari hingga Maret 2024, 6 di antaranya berasal dari luar Kota Yogyakarta.
Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun 2023 yang hanya 12 kasus.
Puskesmas Kotagede II melakukan penyelidikan epidemiologi untuk mengetahui sumber penularan, sebaran penyakit, mencegah penularan, dan memprediksi KLB.
Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap Flu Singapura dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
Jika mengalami gejala, segera periksakan diri ke puskesmas terdekat.
Editor : Bahana.