RADAR JOGJA - Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan kondisi umum yang dapat menyerang siapa saja.
Namun orang lanjut usia memiliki risiko lebih tinggi terkena tekanan darah tinggi.
Beberapa faktor yang dapat menyebabkan kondisi ini perlu dipahami untuk mencegah dan mengendalikannya.
Proses penuaan Salah satu penyebab utama lansia rentan terkena darah tinggi adalah proses penuaan.
Seiring bertambahnya usia, pembuluh darah cenderung menjadi lebih kaku dan kurang elastis sehingga menyebabkan peningkatan tekanan darah.
Kurangnya aktivitas fisik Orang lanjut usia cenderung kurang aktif secara fisik dibandingkan orang yang lebih muda.
Sehingga dapat menyebabkan penumpukan lemak dan berkurangnya kekuatan otot.
Hal ini dapat berkontribusi terhadap tekanan darah tinggi.
Polusi lingkungan dan stres Paparan polusi udara dan stres yang lebih besar dalam kehidupan sehari-hari juga dapat meningkatkan risiko hipertensi pada lansia.
Polusi udara dapat merusak pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung dan tekanan darah tinggi.
Kebiasaan makan yang tidak sehat Kebiasaan makan yang tidak sehat, seperti mengonsumsi makanan tinggi garam, lemak jenuh, dan gula, dapat menyebabkan peningkatan berat badan dan tekanan darah.
Genetika Faktor genetik mungkin juga berperan dalam risiko hipertensi pada orang lanjut usia.
Jika ada riwayat hipertensi dalam keluarga, seseorang berisiko lebih tinggi terkena penyakit tersebut.
Meskipun orang lanjut usia mempunyai risiko lebih tinggi terkena tekanan darah tinggi, ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk mencegah dan mengendalikan penyakit ini.
Aktivitas fisik yang teratur, menjaga pola makan yang sehat, mengurangi stres, dan memeriksa tekanan darah secara rutin dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan mencegah hipertensi.
Editor : Bahana.