JOGJA – Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) berdasarkan data pantauan di Bandara Internasional Yogyakarta, Kulon Progo 2025 mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya.
Namun jika dilihat per bulan, terdapat kenaikan jumlah wisman pada Desember.
Statistisi Ahli Utama Badan Pusat Statistik (BPS) DIY Sentot Bangun Widoyono mengatakan, selama Desember 2025 total sebanyak 8.017 kunjungan wisman yang terpantau melalui Bandara Kulon Progo.
Jumlah tersebut menandakan ada peningkatan sebesar 0,15 persen jika dinandingkan November 2025.
"Kalau dibandingkan Desember tahun 2024 meningkat sebesar 11,86 persen," ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (2/2/2026).
Berbeda lagi jika diakumulasi selama Januari-Desember. Tahun 2025 kunjungan wisman justru menurun sebesar 0,94 persen dibandingkan 2024.
Kondisi ini mengindikasikan bahwa meskipun terjadi peningkatan pada Desember, kinerja kunjungan wisman sepanjang 2025 masih relatif tertahan dibandingkan tahun sebelumnya.
"Ada capaian perbaikan arus kunjungan wisman pada akhir tahun 2025," bebernya.
Jika dilihat dari jumlah kunjungan wisman ke DIY dari pantauan di Bandara Kulon Progo selama tiga tahun terakhir, setiap tahun mengalami penurunan.
Tahun 2023 tercatat sebanyak 105.486. Kemudian 2024 turun menjadi 103.797 dan 2025 turun lagi menjadi 102.817.
"Data Desember 2025, wisman dari tiga negara yakni Malaysia, Singapura dan Jepang mengalami peningkatan," jelasnya.
Kemudian data wisatawan nusantara (wisnus), jumlah perjalanan tujuan DIY pada Desember 2025 mencapai 3,87 juta perjalanan.
Angka ini meningkat sebesar 24,43 persen dibandingkan November 2025 (m-to-m) serta naik 3,54 persen dibandingkan Desember 2024.
"Wisnus adalah WNI yang melakukan perjalanan di luar lingkungan sehari-hari namun masih di dalam teritori negara Indonesia.
Perjalanan tidak dilakukan secara rutin dan tidak bertujuan mendapatkan upah/gaji di tempat tujuan," terangnya.
Secara kumulatif, jumlah perjalanan wisnus ke DIY sepanjang Januari–Desember 2025 mencapai 40,59 juta perjalanan.
Meningkat sebesar 6,74 persen dibandingkan periode yang sama 2024.
Peningkatan ini menegaskan peran penting pariwisata domestik sebagai penggerak utama sektor pariwisata DIY sepanjang tahun 2025.
"Berdasarkan wilayah tujuan, seluruh kabupaten/kota di DIY mengalami peningkatan jumlah perjalanan Wisnus secara bulanan pada Desember 2025" paparnya.
Kabupaten Sleman mencatat kenaikan tertinggi, dengan pertumbuhan perjalanan Wisnus sebesar 28,51 persen dibandingkan November 2025.
Selain itu, tingkat penghunian kamar (TPK) hotel di DIY pada Desember 2025 juga menunjukkan peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya, baik di hotel bintang maupun non-bintang.
"Kenaikan TPK ini mencerminkan meningkatnya permintaan akomodasi, terutama pada periode libur akhir tahun, serta konsisten dengan lonjakan perjalanan wisatawan domestik dan perbaikan kunjungan wisatawan mancanegara," tambahnya. (oso/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita