JOGJA- Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DIY menyampaikan pernyataan sikap merespons adanya polemik di internal pengurus PBNU pusat.
Mereka menegaskan untuk berpegang teguh pada hasil Muktamar ke 34 NU tahun 2021 di Lampung.
"Kalau DIY sudah jelas kami mendorong islah, sudah ada pernyataan yang kami keluarkan," ujar Ketua Tanfidziyah PWNU DIY Dr. KH. Ahmad Zuhdi Muhdlor saat dikonfirmasi, Kamis (27/11).
Dalam surat pernyataan sikap resmi PBNU nomor 251/PW.01/A.II.07.03/15/11/2025 terdapat tiga poin pokok yang disampaikan.
Pertama, menyatakan PWNU dan PCNU se DIY berpegang teguh pada hasil Muktamar telah menetapkan KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam dan KH Yahya Cholil Tsaquf sebagai Ketua Umum PBNU hingga berakhir khitmat 2021-2026.
"(Menganggap Gus Yahya Ketum?) Iya. Karena memang kami ini masih tetap berpedoman hasil muktamar bahwa Rais Aam tetap Kyai Miftcahul Akhyar, Ketum Gus Yahya," tandasnya.
Kemudian poin kedua dalam surat disebutkan PWNU dan PCNU se DIY meminta jika terjadi perbedaan pandangan di antara pengurus agar diselesaikan dengan mengutamakan musyawarah, tabayyun dan upaya islah serta mengedepankan akhlakul karimah.
Hal itu demi kemaslahatan perkumpulan dan menjaga marwah jam'iyyah NU.
"Kami mencintai kedua-duanya (Ketum dan Rais Aam), makanya kalau ada sedikit, ada perbedaan di antara mereka ya selesaikan yang baik-baik lah, dan toh nyatanya juga tidak terpengaruh ke bawah itu," bebernya.
Menurutnya, surat pernyataan sikap yang dikeluarkan PWNU DIY kemungkinkan akan disusul oleh PWNU daerah lain.
Beberapa yang sudah mengeleuarkan pernyataan yakno PWNU DKI Jakarta, Jawa Tengah dan DIY.
"Yang jelas itu pertentangan ditingkat PBNU saja, kalau di daerah, di bawah kami tidak berpengaruh apa-apa, tetap jalan, tetap solid dengan program-program tetap berjalan," jelasnya.
Ia menilai problematika yang terjadi itu tidak baik jika tidak segera diselesaikan dan berlarut-larut. Namun, ia belum melihat inisiatif tersebut muncul.
"Mudah-mudahan tidak ada dampak ke bawah, karena yang di bawah tetap bekerja sesuai dengan fungsinya," ucapnya. (Oso)
Editor : Iwa Ikhwanudin