Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Anggota Komisi B DPRD Kota Jogja Ipung Purwandari Kawal Transformasi Kota Festival untuk Kesejahteraan Masyarakat

Iwan Nurwanto • Senin, 20 Oktober 2025 | 12:05 WIB

 

Suasana kawasan Malioboro yang lengang saat diberlakukan uji coba full pedestrian tepat pada peringatan HUT Kota Jogja ke-269, Jogja, Selasa (7/10/2025).
Suasana kawasan Malioboro yang lengang saat diberlakukan uji coba full pedestrian tepat pada peringatan HUT Kota Jogja ke-269, Jogja, Selasa (7/10/2025).
 

JOGJA - Anggota Komisi B DPRD Kota Jogja Ipung Purwandari memastikan komitmennya mendukung predikat kota festival dunia yang digaungkan Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja. Sebab sektor pariwisata masih menjadi tonggak utama perekonomian.

Namun demikian, Ipung meminta agar predikat kota festival harus bisa menggerakkan lokomotif perekonomian masyarakat secara keseluruhan. Tidak terkecuali sektor UMKM yang selama ini menjadi penopang hidup sebagian besar masyarakat Kota Jogja.

Sebab menurutnya, strategi pengembangan pariwisata di Kota Jogja tidak boleh hanya berfokus pada peningkatan kunjungan. “Harus ada pemerataan manfaat ekonomi hingga ke tingkat terkecil masyarakat di berbagai wilayah,” ujar Ipung kepada Radar Jogja Kamis (16/10).

Lebih lanjut, konsep kota festival yang baik juga harus bisa mengembangkan semua sektor usaha. Mulai dari peningkatan okupansi hotel, omzet kuliner, hingga penjualan oleh-oleh dan cinderamata.

Anggota dewan yang berangkat dari Dapil III ini mendorong, Pemkot Jogja segera merumuskan kebijakan. Sehingga pusat keramaian wisatawan tidak hanya berada di kawasan Tugu, Malioboro, dan Keraton (Gumaton). Sehingga dampak tingginya kunjungan wisatawan hanya dirasakan oleh segelintir pihak dan pelaku usaha di zona tersebut.

Sementara wilayah utara dan selatan Jogja, potensi wisata belum tergarap maksimal,

 

Selain pemerataan kunjungan domestik, Ipung juga mendesak adanya peningkatan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman). Upaya itu penting untuk mengangkat pamor Kota Jogja sebagai destinasi berkelas internasional.

 

Melalui promosi yang efektif, Ipung yakin dapat semakin menegaskan Kota Jogja sebagai destinasi wisata tujuan wisman dari berbagai belahan dunia. Dampaknya, mendukung peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) dan menguatkan citra pariwisata Kota Jogja di kancah global.

 

“Koordinasi antarorganisasi perangkat daerah menjadi kunci untuk memastikan kebijakan pariwisata dapat meningkatkan PAD dan kesejahteraan warga,” tandasnya. (*/inu/eno)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Kota Jogja #dprd kota jogja #pendapatan asli daerah (PAD) #kota festival #Pariwisata #komisi b #Ipung Purwandari #Gumaton #Wisatawan #predikat #Ekonomi