JOGJA - Peran anak muda menjadi salah satu modal penting untuk kemajuan sebuah wilayah Kota Jogja. Tidak terkecuali dalam bidang investasi. Sebagai salah satu unsur anak muda, Anggota Komisi A DPRD Kota Jogja Novita Mawar Sharon pun mendorong agar anak muda ikut berperan aktif mengawasi jalannya investasi.
Sharon mengatakan, anak muda memiliki peran yang signifikan dalam pengawasan investasi di berbagai tingkatan. Baik itu sebagai investor individu maupun menjadi bagian dari masyarakat sipil. Sehingga pemahaman terkait dengan investasi pun perlu dipupuk.
Baca Juga: Career Days Sekolah Vokasi UGM Diserbu Pencari Kerja, Target Punya Pekerjaan sebelum Lulus Kuliah
Misalnya jika menjadi investor, maka tentu harus merupakan sosok yang cerdas kritis. Menurut Sharon, anak muda yang memiliki pemahaman investasi yang baik dapat mengurangi risiko terjerumus investasi bodong maupun pelanggaran hukum yang serupa.
Hal itu dapat diwujudkan dengan mengoptimaisasi literasi investasi. Langkah tersebut akan membuat anak muda tidak mudah tergiur dengan iming-iming keuntungan besar tanpa memahami fundamental dan risiko yang ada.
Baca Juga: Ramai Dibahas di Media Sosial, Kegiatan Prambanan Bersalawat Bersama Gus Miftah Pindah Lokasi
“Dengan mengambil peran aktif dalam pengawasan investasi, anak muda tidak hanya melindungi diri mereka sendiri tetapi juga berkontribusi pada terciptanya pasar investasi yang lebih sehat dan terpercaya bagi semua pihak,” ujar Sharon Selasa (6/5).
Berkaitan dengan tugas legislatif, lanjutnya, Komisi A DPRD Kota Jogja sejatinya sudah cukup aktif dalam hal pengawasan investasi di Kota Jogja. Misalnya dengan mendorong pemerintah kota (pemkot) untuk menindak tegas reklame ilegal atau tidak berizin karena merugikan pendapatan asli daerah.
Baca Juga: Disdikpora Kecolongan, Soal ASPD Diduga Bocor pada Salah Satu SMP Negeri di Kota Jogja
Sharon menilai, generasi muda di Kota Jogja dapat menjadi agen pengawas sosial. Wujudnya dilakukan dengan memanfaatkan platform media sosial dan digital. Sehingga dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang praktik investasi yang sehat dan berpotensi merugikan.
Politisi PDI Perjuangan ini pun mendorong, agar anak muda untuk tidak takut mengawasi dan melaporkan praktik investasi ilegal. Sebab melalui pemahaman yang baik dan kepekaan terhadap isu-isu terkini, anak muda dapat membantu mengidentifikasi dan melaporkan praktik investasi yang tidak sesuai aturan.
Dia pun memastikan, DPRD Kota Jogja akan membuka pintu lebar-lebar apabila ada anak muda ingin berperan menjadi agen pengawas investasi. Sebab hal itu akan berdampak positif terhadap kemajuan daerah. Karena dapat mendorong transparansi dan akuntabilitas investasi.
Menurut Sharon, generasi muda juga merupakan calon pemimpin dan pengambil kebijakan. Oleh karena itu, pengetahuan mereka tentang investasi dan pentingnya pengawasan yang efektif sangat diperlukan.
“Dengan pemahaman yang baik, anak muda dapat memberikan ide-ide inovatif untuk meningkatkan efektivitas pengawasan investasi, misalnya melalui pemanfaatan teknologi digital dan analisis data,” beber anggota DPRD Kota Jogja termuda ini. (*/inu/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita