Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

SMK Muhammadiyah 3 Jogja Ubah Motor Kopling Jadi Listrik, Kementerian ESDM Siapkan Subsidi Rp 15 Juta

Gunawan RaJa • Selasa, 22 Oktober 2024 | 20:36 WIB
Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 3 Jogja Kustejo menunjukkan contoh konversi sepeda motor kopling pada Selasa (22/10/2024)  (GUNAWAN/Radar Jogja)
Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 3 Jogja Kustejo menunjukkan contoh konversi sepeda motor kopling pada Selasa (22/10/2024) (GUNAWAN/Radar Jogja)

JOGJA – SMK Muhammadiyah 3 Jogja mengambil langkah signifikan dalam mendukung program kendaraan ramah lingkungan dengan menginisiasi konversi sepeda motor ke listrik. Langkah ini didukung penuh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, dengan menyiapkan alokasi subsidi hingga jutaan rupiah.

Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 3 Jogja Kustejo mengatakan teknisi dan siswa di sekolahnya terus berinovasi dalam pengembangan kendaraan listrik. Setelah sukses melakukan konversi terhadap motor bebek milik Pemprov D.I. Jogjakarta, sekarang fokus mereka beralih ke modifikasi motor kopling.

 Baca Juga: Domba: Lebih dari Sekadar Hewan Penggembala, Fakta-Fakta Menarik yang Mungkin Belum Anda Ketahui!

"Saat ini, sekolah telah memiliki tiga unit contoh konversi sepeda motor kopling, termasuk jenis sport, yang diharapkan dapat menarik minat masyarakat," kata Kustejo pada Selasa (22/10/2024).

Motor kopling dimodifikasi untuk tetap mempertahankan kesan gagah dan performanya. Suara kendaraan juga bisa diatur, sehingga karakter sporty tetap muncul. Inovasi tersebut diharapkan bisa meningkatkan daya tarik kendaraan listrik di kalangan anak muda.

"Bagi masyarakat yang tertarik melakukan konversi ada tiga opsi," ujarnya.

Pertama, konversi tanpa subsidi dengan biaya mencapai Rp 15 juta, kedua konversi dengan subsidi yang dapat mengurangi biaya hingga Rp 10 juta dan ketiga pembiayaan penuh Rp 15 juta.

 Baca Juga: Fakta Menarik Burung Kuau Raaja, Burung Endemik Sumatra, yang Sempat Dianggap Punah

"Untuk mendapatkan subsidi penuh, calon peserta harus memenuhi syarat tertentu, termasuk pendaftaran. ESDM menetapkan bahwa setiap pengajuan subsidi harus mencakup minimal 20 unit kendaraan," ungkapnya.

Dikatakan, kuota subsidi konversi kendaraan listrik sebenarnya cukup banyak, namun pihaknya perlu memenuhi persyaratan yang ditetapkan ESDM. SMK Muh 3 Jogja mendorong penggunaan kendaraan ramah lingkungan.

"Harapan kami kendaraan listrik semakin banyak diminati oleh masyarakat. Kami sudah memiliki alat uji sendiri," ucapnya.

Sementara itu, salah satu teknisi SMK Muh 3 Jogja Cahya Indrasyah menyebut, proyek konversi roda dua milik Pemprov DIY sebanyak 24 unit telah selesai dan diserahkan. Proses konversi sendiri menurutnya tidak membutuhkan waktu lama.

"Penggantian plat kendaraan dan perubahan dalam STNK dari bahan bakar bensin menjadi listrik, bekerjasama dengan Samsat," kata Candra Indrasah. (gun)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#kendaraan #SMK Muhammadiyah 3 Jogja #listrik