Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bahan Pokok Turun, Minyak Goreng Betah Rp. 18 Ribu/Liter

Editor News • Rabu, 5 Januari 2022 | 01:42 WIB
TURUN : Harga sejumlah komoditi bahan pokok di Jogjakarta turun pasca tahun baru 2022, kecuali minyak goreng yang masih bertahan di Rp. 18.500/liter. (ANNISA KARIN/RADAR JOGJA)
TURUN : Harga sejumlah komoditi bahan pokok di Jogjakarta turun pasca tahun baru 2022, kecuali minyak goreng yang masih bertahan di Rp. 18.500/liter. (ANNISA KARIN/RADAR JOGJA)
RADAR JOGJA - Harga komoditi bahan pokok mulai merangkan turun pasca Tahun Baru 2022. Diawali dari telur yang awalnya Rp. 34 ribu perkilogram menjadi maksimal Rp. 26 ribu perkilogram. Penurunan harga mulai terjadi memasuki pergantian tahun.

Kabid Ketersediaan, Pengawasan, dan Pengendalian Perdagangan Dinas Perdagangan dan Pangan Kota Jogja Sri Riswanti mengatakan harga telur masih bisa turun. Dia memprediksi harga telur akan diharga Rp 20 ribu perkilogram. Acuannya adalah harga medio November 2021 yang mencapai Rp. 18 ribu perkilogram.

“Penurunan harga ini bukan akibat stok yang langka, melainkan karena telah lewatnya momen natal dan tahun baru. Begitu selesai tahun baru, dari Rp. 30 ribu jadi Rp. 25 ribu ini kan anjlok," jelasnya dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (4/1).

Tak hanya telur, penurunan harga juga terjadi untuk komoditi cabe rawit merah. Sebelumnya, tercatat komoditas ini dibanderol Rp. 100 ribu perkilogram di pasar modern dan maksimal Rp. 90 ribu perkilogram di pasar tradisional. Sementara hari ini turun menjadi Rp. 65 ribu perkilogram.

"Kalau cabai karena cuaca. Ini sudah mulai panas, semoga hujan tidak terlalu tinggi intensitasnya seperti minggu-minggu kedua dan ketiga Desember kemarin. Ini sudah bagus cabai," kata Riswanti.

Berbeda dengan komoditas telur ayam ras dan cabai rawit merah, harga minyak goreng terpantau masih melambung. Hingga saat ini belum terlihat adanya tanda-tanda akan mengalami penurunan harga. Saat ini harga minyak goreng dibanderol dengan harga Rp. 18.500 perliter.

Jajarannya terus berusaha menstabilkan harga minyak goreng. Salah satunya dengan mengupayakan pengadaan minyak goreng dengan kemasan bantal. Harga untuk kemasan ini mencapai Rp. 14 ribu perliter.

"Kemarin jelang natal ada diproduksi tapi distribusinya diatur jadi masih terbatas. Operasi natal DIJ sebelum natal, kota dapat alokasi 420 liter. Belum yang sampai dipublish untuk bisa diambil para retail," ujar Riswanti.

Faktanya beredarnya minyak goreng ini tak berdampak pada harga minyak goreng. Upaya distribusi mencapai dua karton perhari di salah satu pasar modern di Kota Jogja. Komoditi ini tetap bertahan di kisaran Rp. 18 ribu perliter.

"Belum bisa menjawab untuk menetralisir harga, kan belum bisa kalau hanya segitu. Dipajang sebentar habis," ujar Riswanti. (co1/dwi) Editor : Editor News
#harga minyak goreng Jogja 2022 #harag telur turun #harga sembako 2022 #harga cabai turun